googlef1d469d5fe68ebf6.html BangJoRu: review film
Tampilkan postingan dengan label review film. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label review film. Tampilkan semua postingan

Review Film Kesari, Thermophylae Era Masehi Modern


Halo Brosis
Siapa yang tidak mengetahui pertempuran Thermophylae yang merupakan pertempuran dahsyat dengan jumlah yang tidak berimbang antara pasukan Sparta dengan Persia. Yap lewat film dengan judul 300 yang mengisahkan bagaimana pertempuran heroik 400SM silam, perang mempertahankan celah bukit Thermophylae bak benteng terakhir untuk menahan gempuran musuh model seperti sangat menarik.

Namun ternyata kisah-kisah pertempuran heroik tidak berimbang seperti yang dilakukan pasukan Sparta ternyata ada dalam zaman modern masehi, pertempuran itu terdapat dalam film yang berjudul “Kesari” yang juga diangkat dari kisah nyata pertempuran antara tentara Sigh yang masih dibawah jajahan Inggris saat itu dengan warga Afghanistan.

Jika Leonidas dengan 300 pasukannya melawan puluhan ribu prajurit Persia di celah sempit Thermophylae, di film “Kesari” juga terjadi pertempuran tidak seimbang dimana komandan Ishar Sigh dengan 20 prajurit harus menghadapi 10000 pasukan Afghanistan.

Review Film Aruna Dan Lidahnya, Kenyang Dan Menarik



Ada yang merindukan Dian Sastro dan Nicholas Saputra dalam satu film, that its , jika iya pun demikian sama dengan saya, tentu saja kali ini keduanya bisa di temui dalam film Aruna dan Lidahnya yang pasti jangan harap keduanya memerankan pasangan couple tapi tentu saja masih dalam hubungan yang menyenangkan yakni persahabatan.

Aruna dan Lidahnya adalah sebuah film adaptasi lepas dari novel dengan judul yang sama karya Laksmi Pamuntjak, jadi jika anda sudah baca novelnya sudah pasti tahu betapa menariknya adaptasi dalam filmnya namun dengan beberapa perbedaan , ya namanya juga adaptasi lepas.

Film ini bercerita tentang Aruna yang diperankan oleh Dian Sastro yang melakukan pekerjaan investigasi wabah flu burung di empat kota yakni Surabaya, Pamekasan, Pontianak, dan Singkawang tentu di samping itu Aruna juga melakukan perjalanan kuliner dari setiap tempat yang di kunjungi.

Di temani dengan sahabatnya Bono (Nicholas Saputra) dan Nad (Hannah al-Rashid) perjalanan nikmat mencicipi makanan yang sudah di rencanakan berubah dan campur aduk bersamaan dengan datangnya Faris (Oka Antara) mantan rekan kerja Aruna.

Seperti halnya rasa sebuah makanan ada asam, pahit, manis, dan kecut begitu pula perjalanan mereka berempat dari kota ke kota yang mereka singgah I selalu saja hal menarik yang dijumpai entah itu tentu pribadi dari masing-masing tokoh sampai hal tak terduga mengenai pekerjaan yang sedang dilakukan Aruna dan Fariz.

Review Film Searching

searching movie

Halo brosis

Teknologi itu seperti dua mata pisau yang berbeda, bisa menguntungkan tak jarang pula membahayakan.

Film searching adalah gambarang film dengan pemanfaatan teknologi komunikasi kekinian sebagai setting film. Yap seperti halnya manusia saat ini yang hampir tidak bisa lapas dari gadget baik dalam pekerjaan maupun sebagai media komunikasi, ada hal yang dikorbankan yaitu semakin minimnya tatap muka langsung dan kecanggungan dalam membaca perasaan manusia.

Film searching menceritakan tentang hubungan antara ayah dengan anak perempuannya setelah sang ibu meninggal dunia. David Kim (John Cho) merasa hubungannya dengan sang anak  yakni Margot Kim (Michelle la) sepeninggal sang istri Pam kim (sarah Sohn) baik-baik saja. David kim tetap menjalin hubungan dengan baik melalui aplikasi pesan dan juga video call.