googlef1d469d5fe68ebf6.html BangJoRu: oli
Tampilkan postingan dengan label oli. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label oli. Tampilkan semua postingan

Oli Q8 Formula 5w 40 Di Honda Verza, PCMO dengan JASO MA !




Halo Brosis
Sudah 6 bulan lebih sejak terakhir kali ganti oli bersamaan dengan ganti kampas kopling Oktober 2018 lalu, dan odometer juga sudah menunjukkan jarak tempuh pemakaian oli kurang lebih 7500 an km (kalau gak salah, ane juga agak lupa, hehehe),

Yang pasti 6 bulan lebih motor benar-benar dipakai seperti biasa rute ala-ala sehari-hari sidoarjo-Surabaya muatan juga bervariasi mulai sendiri-boncengan sampai muat barang dagangan.

Yang pasti seringan-ringannya muatan ya sendiri 96 kg bersih, sih, kalau khilaf sama barang dagangan bias hamper 2 kwintal, maklum bukan motor manja apalagi rumahan, hehehe.Review 

ADO setelah 6 bulan lebih pemakaian
Peforma amsoil diesel turbo diesel truck (ADO) memang sudah tidak perlu diragukan lagi, istilahnya masa oli dieser hamper top tier harga lebih dari 100 ribu (130 ribuan) gak enak dipakai di motor, puas lah sesuai harganya.

Oli Untuk Yamaha Nmax, Jangan Yang Encer


Halo Brosis
Kali ini bahas oli untuk Yamaha nmax, secara sengaja memang virus untuk menggunakan oli sesat di motor saya tularkan ke teman-teman terdekat, dan Alhamdulillah 80% sudah nyemplung ikut sesat 10% belum berani, dan 10% nya tobat, hehehe.

Dari berbagai macam testimoni dari teman tentu sebagian besar puas dengan oli sesat yang dipakaianya entah itu oli pcmo atau pun oli HDEO, bahkan beberapa nyeletuk “cuk, ngapain nggak dari dulu ya”, beberapa ada yang gonta-ganti sebelum menemukan kecocokan, tapi overall sebagian besar puas kok, untuk yang tobat memang tergiur dengan harga mco murah meriah yang biasa ia pakai.
Tapi ada satu motor yang lumayan buat pusing juga nih, yaitu Yamaha nmax punya teman saya yang sudah sejak setahun lalu resmi ane giring pakai oli pcmo di motornya, tentu hal tersebut bukan tanpa alasan, mengingat jarak yang ditempuh teman saya setiap harinya ini lumayan tinggi juga Sidoarjo-Surabaya setiap harinya ya kurang lebih 50-60 km tiap hari.

Review Pemakaian 5500 km Oli Total Quartz 9000 di Honda Verza




Halo Brosis
Sudah 4 bulanan lebih sejak pertama kali tuang oli total quartz 9000 di Honda verza, pada impresi pertama di 1500km pemakaian lalu jelas tq9k dengan viskositas 5w-40 ini sesuai harapan, meskipun sudah pasti dengan beberapa catatan.

Lantas setelah 4 bulanan pemakaian dengan jarak tempuh lebih kurang 5500 km apakah ada perubahan?, sudah pasti yang namanya dipakai seiring berjalannya waktu pasti sedikit banyak ada perubahan.
Parameter tes masih sama seperti yang saya tulis pada impresi awal pemakaian lalu, motor verza, rider sudah pasti saya sendiri, rute dalam kota sidoarjo-surabaya terkadang sesekali di akhir bulan ke luar kota. Kadang boncengan tapi lebih sering sendi  rian, riding style tentu saja semaunya tangan, hehehe, tapi akhir-akhir ini lebih condong agresif maklum cuaca panas suka gerah dan naik darah terlebih pas di jalan ada yang sruntulan.

O iya bbm sudah pasti pertalite forever, jangan Tanya kenapa nggak pertamax apalagi kenapa nggak pertamax turbo.

Honda Old Revo Pakai Oli 10w-40, Biar Nendang


Halo Brosis

Dari sononya honda revo old 100 cc yang sebenarnya hanya punya kaapasitas murni 97cc ini peforma mesinnya nggak seberapa, ya maklum di samping khas motor bebek dengan cc kecil tidak perlu mengharapkan peforma yang terlalu wah.

Sedari saya membelinya dalam kondisi seken 11 bulan lalu old revo ini menjadi motor daily driver bapak bjr. Ya namanya motor orang tua gak perlu banter-banter, akan tetapi sejak pertama beli saya memakai oli kental untuk mengimbangi mesin yang sudah berumur 1 dekade ini.
Ya awal membeli saya langsung pakai oli enduro, lalu prima xp 20w-50 2x yang viskositasnya sesuai dengan motor honda sebelum tahun 2010 yaitu 20w-40. Memang tidak ada yang istimewa memakai oli dengan sae kental, dengan rentang visko yang tipis, sampai pada suatu waktu saya coba motor kok berat dan saat saya tanyakan ke yang pakai motor memang demikian adanya.

Untuk mesin sebenarnya masih standart alias belum pernah bongkar atau oversize meski suara nggak halus-halus amat, akhirnya awal tahun lalu saya siasati memakai oli yang lebih encer dan agak mahalan dikit, yap pertamina fastron techno 10w-40.

Impresi Oli Total Quartz 9000 5w-40 API SN di Honda Verza, Halus



Halo Brosis

Setelah tragedi ganti oli di ahass, maka selajutnya sampai di rumah oli mpx 1 yang sebenarnya baru jalan 6 kilometer sesuai jarak bengkel ke rumah langsung saya drain. Apa nggak mubazir ? jelas mubazir secara oli baru jalan 6 ribu kilometer kok langsung di drain, tapi apalah daya fell berkendara menggunakan mco yang sebenarnya favorit saya dulu sebelum sesat ini terasa berbeda, lebih buruk ? iya jelas !

Bagaimana nggak lebih buruk, dari amsoil diesel truck lalu ke ahm mpx 1, ibaratnya bagaikan bumi dengan atap langit, sensasi ngebas hilang, shifting kasar, wes pokok’ e ra enak blas “sudah pokoknya nggak enak sama sekali”.
Sampai rumah tunggu adem satu jam lalu drain , dan, tara sudah hitam. Setelah itu bimbang antara tuang kembali amsoil diesel atau total quartz 9000 alias tq9k. Viskositas sama yakni 5w-40 harga keduanya pun juga mepet-mepet. Akhirnya saya putuskan tuang saja total quartz 9000 5w-40 itung-itung coba-coba toh stock oli ini saya ada 2 botol jadi kalau cocok ya tuang lagi, kalau nggak ya ganti, hehehe.

Review Hampir 6000 KM Pemakaian Amsoil Turbo Diesel Truck, Bisa Lebih Tapi A .... Kurang Ajar !




Halo Brosis
Sudah 4 bulan lebih amsoil diesel truck (ADO) melumasi bagian dalam mesin honda verza. Pada impresi pertama yang saya tulis di sini bisa dikatakan puas, sampai pada akhirnya sudah jalan hampir 6000 km (5700 an sekian). Impresi tentu berbeda seiring bertambahnya masa pakai, istilahnya impresi adalah kenalan lalu berikutnya adalah “peforma yang sesungguhnya”.

Motor tiap hari saya pakai dengan rute Sidoarjo- Surabaya, dan sesekali di setiap bulan ke luar kota. Ngomong-ngomong saat impresi verza saya gunakan ke tnbts dan loss kompresi, dan sebelum bulan ramadhan lalu saya gunakan ke tnbts dengan rute yang sama, dan hasilnya normal !, tidak ada gejala losss kompresi, jadi kemungkinan loss kompresi lalu murni karena motornya not oil.
Lantas setelah digunakan ribuan kilometer, tentu berbeda dengan impresi saat pertama kali digunakan. Tetapi yang tidak berubah pun ada, seperti suara mesin yang tetap halus atau malah konsisten sedari awal sampai akhir hayat pemakaian di motor saya, berbeda dengan oli lain yang menjelang masa purna tugasnya akan memberi impact suara kasar di mesin, tapi ADO ini beda ya istilahnya suaranya konsisten.

Impresi Pemakaian Oli Amsoil Diesel Oil (ADO) Turbo Truck di Honda Verza


AMSOIL

Halo Brosis

Setelah membersihkan thortle body dengan semprot pakai injector cleaner dan hasilnya memuaskan lepas itu selang 2 hari saya putuskan ganti oli. Kenapa ? itu karena kotoran  bisa mengendap ke oli dan memperpendek atau merusak oli, memang efek tidak akan langsung terasa tapi demi kinerja oli yang maksimal memproteksi mesin, cari amannya ganti saja (mohon koreksi jika salah).

Jadinya saya harus merelakkan drain oli fastron techno yang baru berumur 2 bulan dengan jarak tempuh sekitar 2500-2800 pemakaian, agak sayang memang tapi ya mau gimana lagi. Setelah drain lalu saya putuskan upgrade oli ke yang sedikit lebih mahal dan secara spesifikasi lebih baik di banding pft, yaitu Amsoil Diesel Oil (ADO) Turbo Truck dengan viskositas 5w-40.
Amsoil ADO ini adalah oli HDEO atau oli diesel dengan viskositas 5w-40 dengan bahan dasar Synthetic (PAO+VHVI) dengan spesifikasi CK-4 yang merupakan API tertinggi untuk mesin diesel juga sudah API SN. Menurut data yang saya peroleh dari list oil suhu ldic ADO bisa digunakan sampai 25 ribu km/600 jam pemakian/2 tahun umur oli (mana yang tercapat lebih dulu) tentu dengan SDK berlaku.

Mengajak Sesat Pakai Oli Diesel atau PCMO, Sebuah Pengalaman


Halo Brosis

OLI SESAT

Setahun lebih ini saya sudah beralih menggunakan oli mobil baik pcmo maupun hdeo di motor, bahkan 3 motor di rumah semuanya menggunakan oli pcmo, hehehe. Lantas sejauh ini impresinya tentu saja puas,  interval pemakaian lebih lama iya, riding quality meningkat iya, harga yang lebih hemat hmmm nggak juga tapi jika di hitung secara pemakaian yang lebih 2x lebih lama sih akan hemat juga pada akhirnya.

Tapi yang namanya “kebaikan” tentu saja harus ditularkan, kemana ? keluarga sendiri udah, lainnya teman-teman juga dong, yap sejak pemakaian pertama oli sesat saya langsung merekomendasikan ke taman-teman saya. Kalau yang expert atau punya sedikit pengetahuan sih nggak akan  di debat terlalu lama dan akhirnya ikut juga, hehehe.

Satu Tahun Pakai Oli HDEO/PCMO, Semua Tentang Enak & Tahan Lama


Halo Brosis

pertamina fastron techno

Kurang lebih tepat satu tahun sudah saya menyeleweng menggunakan oli hdeo/pcmo di sepeda motor saya yaitu verza, ya motor lansiran 2013 yang kini sudah beranjak menuju 4 tahun lebih menemani saya setiap harinya. Pertama kali coba pakai oli hdeo/pcmo juga sempat ada rasa takut ntar motor kenapa-napa, maklumlah newbie, hehehe.
Setelah baca sana-sini dan baca-baca di grup facebook LDIC (Long Drain Interval Comunity) mengenai pemakaian oli hdeo/pcmo di sepeda motor akhirnya saya putuskan ikut-ikutan pakai hdeo/pcmo oil di motor verza. Oli pertama yang saya tuang waktu itu adalah Meditran SX oli HDEO favorit karena price to peformance nya dapet apalagi setelah booming versi “curah” malah tambah idola nih oli, khususnya buat yang budget buat olinya mepet banget alias pas-pasan hehehe.

Oli Fastron Techno, Sumpah Gak Enak !

review oli fastron techno

Halo Brosis

Oli Fastron techno merupakan oli keluaran Pertamina yang merupakan perusahaan minyak asal Indonesia, di kalangan pecinta oli fastron oli ini banyak yang memberi testi/review jika oli ini enak di pakai di motor. Entah parameter apa yang di gunakan oli ini di bilang enak, tapi saya sendiri juga sudah menggunakan oli fastron ini kurang lebih 3 kali pemakaian dan hasilnya gak enak !.

Eiits buat die hard oli fastron jangan emosi dulu, atau bully saya macem-macem, mari berpikir jernih dan saya juga akan berbagi testi sesudah 3 kali pemakaian juga pastinya testi dari teman saya yang saya bujuk rayu supaya meninggalkan mco dan beralih ke pcmo dengan lambang lamborghini di kemasannya ini.


Yup meski viskositas gak encer-encer amat yaitu ada di angka 10w-40 (pft green)  bahkan hampir sama dengan rata-rata viskositas oli merk suzuki, yamaha, dan kawasaki. Akan tetapi tingkatan API (American Petrolium Institute) oli fastron sudah API SN dimana merupakan tingkat paling tinggi untuk sertifikasi Api saat ini, dan diperuntukkan untuk mesin-mesin modern. Bagi pecinta oli PCMO untuk motor seri fastron 10w-40 salah satu yang paling favorit karena aman di gunakan di motor kopling kering (matic) maupun basah, belum lagi ketersediaannya di toko paling mudah di temui di banding seri fastron lainnya.

Impresi Pemakaian Oli Deltalube 757 Daily, Ternyata

review oli deltalube

Halo Brosis

Sudah 6 bulan lebih sejak pergantian oli terakhir di motor jupiter mx 135 bjr, memang sebagai motor secondary atau motor kedua yang saya gunakan hanya untuk dalam kota dan kendaraan keluar jarak dekat saja jarak tempuh setiap bulannya termasuk pendek/sedikit. Mungkin hanya berkisar 200-300 km saja setiap bulan bahkan mungking kurang dari itu.

Terakhir kali old mx hitam yang setia menemani saya sejak smp ini saya ganti oli dengan meditran SX curah bulan Februari lalu, eits Februari ke September akhir = 8 bulan hehehe. Tapi berhubung hanya jarak dekat mungkin hitungan kasarnya kurang lebih baru menpuh 2000 km. So sebenarnya oli msx curah masih terasa enak, tetapi umur oli di mesin 8 bulan rasanya sudah terlalu lama, toh ini motor gak ada salahnya ganti oli yang “agak” bagusan, hehehe.
So sesuai judul kali ini old jupiter mx saya cekoki oli Deltalube 757 Daily dengan viskositas 10w-40 API SL, oh iya ini oli yang saya beli di GIIAS Surabaya akhir September lalu kebetulan ada promo buy 1 get 1 alias beli satu botol gratis satu botol. Satu botol ini saya pakai di jupiter mx satu botolnya lagi saya hibahkan ke teman saya yang motornya kebetulan sama old jupiter mx. Jika di rupiahkan satu botol deltalube daily ini di hargai 58 ribuan sekian untuk kemasan 0,8 L harga yang sebenarnya nggak murah bahkan cenderung mahal untuk oli dengan API SL meski sudah multigrade.

Volume Oli Gardan Motor Matic

volume oli gardan matic

Halo Brosis
Pada motor matic pada khususnya terdapat 2 oli yang harus di ganti secara periodik, yang pertama tentu oli mesin yang melumasi bagian dalam mesin dan yang kedua adalah oli transmisi atau orang indonesia menyebutnya oli gardan (saya juga bingung dimana gardannya, hehehe).

Oli mesin pada motor matic sama kerjanya dengan di motor lain seperti motor bebek atau sport. Tetapi oli mesin motor matic lebih sederhana yaitu hanya melumasi bagian dalam mesin tidak melumasi kopling atau transmisi seperti pada motor kopling basah. Tetapi bukan berarti tanpa motor matic tanpa transmisi, karena letak gear trasmisi otomatis motor matic ada di bagian roda belakang yaitu dekat pulley sekunder.

Kerja oli transmisi berbeda dengan oli mesin, kerjanya lebih ringan dan sederhana yaitu hanya melumasi gigi-gigi transmisi yang di gerakkan oleh pulley primer dan sekunder, oleh karena itu oli transmisi ketika di ganti perubahan warnanya tidak sedrastis oli mesin yang menghitam karena ada dalam proses pembakaran, oli transmisi cenderung sama bahkan paling parah sekalipun berubah sedikit gelap kecoklatan. Tetapi meski kerjanya ringan , bukan berarti tidak butuh pergantian loh.

Impresi Pemakaian Toyota Motor Oil (TMO) 10w-40 API SN di Honda Verza

REVIEW OLI TMO

Halo Sob

Bebarengan dengan ganti kampas kopling yang saya tulis pada artikel lalu, tentu harus rela mengorbankan ganti oli lebih cepat, padahal saat itu oli fastron techno masih jalan 2300-an kilometer, tapi apa daya dari pada ribet tuang kembali yang kemungkinan tidak lagi steril maka diputuskan untuk sekalian ganti oli.

Secara kebetulan akhir bulan lalu ada diskon di e-comerce yaitu free ongkir sedangkan saldo saya di e-comerce tersebut masih cukup untuk jajan oli. Niat awal memang beli fastron techno, tetapi ternyata nggak cukup, hehehe. Jadinya harus sedikit mengalah beli yang sedikit agak murah. Setelah ubek2 akhirnya nemu pilihan yang menarik yaitu Toyota Motor Oil atau TMO.

Toyota Motor Oil 10W-40 API SN, secara viskositas dan grade oli ini seharusnya setara dengan Pertamina Fastron Techno yang juga memiliki spek setara. Akan tetapi apakah memang peforma keduanya sama ? ehhm terlebih dahulu saya coba sedikit preview mengenai oli TMO ini.

Harga yang saya tebus adalah 52 ribu rupiah untuk kemasan 1 liter, kemasannya simple kecil dan mengkotak,  sebagai penanda keaslian produk tidak saya temukan dimana letak pengecekkan keasliannya, berbeda dengan pft yang bisa dilihat nomor di tutup dan leher botol yang sejajar dan sticker/ cap di balik sticker depan. Bukti keasliannya hanya saya dapatkan dari testimoni pembeli lain, dan ini toko sudah terpercaya linknya disini.

Akhirnya Menetap Pakai Oli Fastron Techno


Halo Brosis

Akhirnya waktu ganti oli kini resmi bisa mencapai di atas 3000 km, yap oli prima xp 10w-40 API SM yang awal bulan lalu bjr posting menuju long drain akhirnya saya ganti. Tepatnya di km 33xx (kurang lebihnya), sebenarnya masih bisa lebih lama beberapa ratus km lagi, akan tetapi sekalian ganti oli supra jadi sekalian saja di ganti, hehehe.

Saat saya droptest oli prima xp ternyata hanya SEDIKIT sekali penguapannya, bisa brosis tengok di gambar dimana saya menuang oli bekas prima xp ke dalam botol pft, dan hasilnya hampir sedikit sekali tingkat penguapannya, dan volume oli nyaris 1 Liter penuh, mungkin hanya menguap kurang lebih 20-30 ml saja.

Angka itu bagi saya tergolong fantastis padahal selama kurang lebih 3 bulan pemakaian menempuh 33oo sekian km di cuaca panas perkotaan plus sesekali saya gunakan keluar kota ternyata oli hanya berkurang sekian ml saja, bahkan oli msx atau pft sekalipun dengan jarak tempuh hanya 2000-2500 km susut sekitar 75-100 ml. Ini menandakan soal durability dan ketahanan panas oli prima xp 10w-40 API SM sangat baik.

Mengenal Oli HDEO/PCMO Pertamina, Pilihan Lengkap Untuk Sesat



Halo Brosis

Saat ini sedang trend di kalangan pecinta roda dua / motor penggunaan oli hdeo/pcmo (oli diesel/ oli mobil). Trend ini memang belum meluas di kalangan umum, entah berapa persen dari pengguna motor di tanah air, akan tetapi yang pasti trend nya sedang naik daun.

Begitu juga dengan bangjoru yang sejak akhir tahun lalu juga memutuskan untuk menggunakan oli non pcmo di motor verza bjr. Long drain  atau istilah sederhananya “pemakaian yang lebih panjang” adalah tujuan utama bjr. Alhamdulillah dari ritual pergantian oli yang sebelumnya setiap 2 ribu km, saat ini bisa lebih lama. Pertama masa flushing hanya 1500 an km, kedua 2500 an (karena fd), dan yang ketiga saat ini berjalan menuju 3000 km.

Review Oli Prima XP 10W-40 API SM, Menuju Long Drain

Halo Brosis
Pada tulisan beberapa waktu yang lalu mengenai oli prima xp dengan viskositas 10w-40 dengan sertifikasi API SM dimana pada saat itu first impression dengan masa pemakaian 7-10 hari hasilnya tidak ada yang istimewa dengan oli pcmo tersebut.
Memang secara impresi masih sedikit di bawah pft tapi, setelah 2500 km lebih pemakaian bjr rasa oli seharga 60 ribu ini tidak ada penurunan peforma sama sekali. Begitu juga saat bjr test dipstick di selembar tisu di km 2450 pemakaian, ternyata “MASIH BENING!”.

Oli Prima Xp 10w-40 API SM di Honda Verza, Suhu dan Peforma Stabil

si "tanggung"
Halo Brosis
Masih dalam pencarian oli sesat yang pas, setelah fastron ijo tembus di atas 2500 km lebih dikits, sebelum akhirnya mengalami fuel dilution gara-gara minum pertamax turbo, sedikit melesat memang dari target awal yang minim 3000 km. Akhirnya setelah menimang-nimang maka untuk sesat ke-3 di honda verza bjr menggunakan prima xp.
Perlu diketahui Prima xp 10w-40 juga ada 2 jenis yaitu yang API SL dan API SM, meski kekentalannya (viskositas) sama, tapi standart API nya lebih tinggi SM, dan secara spek hampir mendekati fastron tekno yang API SN. Harganya juga berbeda dimana API SL ada direntang 50 ribuan dan API SM kemarin bjr dapat di harga 60 ribu.

Review Oli PFT Hijau, Value dan Peforman Dapet



Halo Brosis
Sudah 2 bulan lebih dan angka di odometer telah menempuh kurang lebih 2500 km setelah pertama kali bjr tuang pada Januari silam, apa itu gerangan ?, yap oli pft hijau atau di ldic akrab di sebut pft hulk.
oli keluaran pertamina ini adalah oli sesat kedua yang bjr pakai di honda verza, pemakaian pertama bjr pakai msx karena memang niatnya flushing. Alasan utama kenapa pakai pft tentu bukan karena msx jelek, tapi lebih karena peruntukan pemakaian. Pft yang merupakan oli pcmo (oli mobil bensin) memiliki viskositas yang sedikit lebih encer dibanding msx, dan bjr rasa lebih cocok digunakan di perkotaan.

Setelah 2500 km lebih pemakaian, rasanya tidak afdol bila bjr tidak menyajikan review oli pft ini. Ada satu kata yang mewakili. “Uenak” , mungkin ini kata-kata yang mewakili bagaimana yang bjr rasakan saat menggunakan oli seharga 68 ribu ini. Uenak karena memang oli pft rasanya dapat bekerja sebagaimana mestinya. Awet sudah pasti long drain,  lah gimana nggak longdrain brosis lah wong saat bjr menulis artikel ini jarak tempuh oli sudah 2500 km lebih sedikit.

Oli Meditran Sx di Yamaha Jupiter Mx 135, Mantaf



si item

Halo Brosis
Selamat hari libur brosis, kebetulan hari ini bjr ada waktu senggang untuk merawat (kembali) motor yang sedikit agak terlantar, yaitu si jupiter mx hitam. Motor yang telah menemani (ciyee, hehehe) bjr selama hampir 10 tahun ini adalah secondary motor bagi bjr di rumah.
Memang intensitas berkendara dengan mx kini tak sesering verza yang memang merupakan motor utama bjr saat ini. Treatment untuk mx kali ini ringan2 saja, sedikit di bersihkan bodynya, dan bjr putuskan pakai knalpot standart, menggantikan knalpot brong yang setahun ini bjr pakai.
Kemudian box filter kembali bjr pasang, dan yang terakhir ganti oli, saatnya nyesat, oli terakhir yang bjr pakai yaitu evalube runner 4t yang peformanya biasa2 saja. kebetulan bjr punya seliter olcur (oli curah) yang bjr beli beberapa hari sebelumnya, oli hdeo meditran sx.

Oli Curah, Plus Minus Dan Harganya Yang Murah



jangan salkus sebelah kanan, hehehe
Halo Brosis
Sudah bukan rahasia lagi kebiasaan saat membeli oli bagi sebagian besar pengguna kendaraan khususnya bikers adalah kemasan botol/ kaleng baik itu kemasan 1 liter, 0,8 liter maupun kemasan galon (botol besar) 4 liter.
Ketika membeli oli pft hijau beberapa waktu yang lalu di bengkel yang merangkap toko oli  di kota tempat tinggal bjr, iseng tanya tentang oli curah, ternyata eh ternyata lebih murah dibandingkan kemasan botol. Saat itu bjr bergumam “tak ada salahnya” coba beli oli secara curahan.

Kesempatan itu datang beberapa waktu yang lalu saat motor supra x 100 yang sudah waktunya ganti oli. Motor supra x milik ibuk bjr yang sudah berusia hampir 15 tahun ini semenjak oversize tahun lalu rutin bjr pakai oli kental, kalau nggak mesran super atau prima xp. Terakhir bjr ganti dengan prima xp yang 20w-50 yang kental.