googlef1d469d5fe68ebf6.html BangJoRu: opini
Tampilkan postingan dengan label opini. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label opini. Tampilkan semua postingan

Naked Bike Cc Kecil Eksotis Sulit Laris Di Indonesia, Wajar Ini Penyebabnya



Halo Brosis

Di tengah jenuhnya pasar motor sport, 2016 lalu yamaha berani melahirkan Xabre yang saat itu memang digadang-gadang mengisi kelas nakedbike premium di kelas 150cc, dibanderol 30 jutaan yang bisa dikatakan sebagai naked bike 150cc termahal di Indonesia.

Hal itu wajar mengingat seabrek tampilan perlentenya juga dibekali piranti yang tidak biasa untuk kelasnya. Swingarm aluminium, Suspensi Depan USD, dan desain yang bukan termasuk katagori biasa, setelah kurang dari 3 tahun kiprahnya dilanjutkan oleh MT15 yang masih anget diluncurkan awal tahun lalu.


Namun, meski di awal peluncurannya xabre sampai sekarang angka penjualannya tidaklah tinggi, pantas saja honda yang di Thailand adem ayem dengan cb150exmotion-nya tidak gegabah nyemplung di segmen ini.

Honda Blade & Supra X Helm In Pantas Pensiun




Halo Brosis
Selaku-lakunya motor honda di Indonesia, pasti ada saja yang “kurang” laku, ya memang begitulah adanya meski berstatus sebagai king market di Indonesia memang tidak lantas membuat semua produk yang dijual ahm moncer dari segi penjualan.

Tentu ada beberapa yang kini telah pudar atau bahkan memang sedari awal penjualannya cenderung stagnan bahkan cenderung turun. Itulah mengapa akhir Januari lalu akhirnya secara resmi AHM mempensiunkan dua motor bebek nya yaitu Blade dan Supra X helm in, dua motor yang sebenarnya memang tidak begitu mengembirakan dari segi penjualan.


Di samping tentu segmen bebek sedang berada pada titik nadir tentu saja karena akibat kepraktisan matic zaman now, namun bebek honda bukan tidak laku loh, setidaknya supra x 125 dan revo saat ini masih laku ribuan unit tiap bulannya.

Review Samsung A7 2018, Samsung 3 Jutaan Paling Worthed



Halo Brosis

Setahun ini rasanya saya terlalu sering gonta-ganti gawai terutama ponsel, yap semenjak dari redmi note 4 kemudian beranjak ke asus maxpro m1 kemudian redmi note 5 hingga yang terbaru terrgoda pocophone yang saya beli pada peluncuran perdana akhir Agustus tahun lalu.

Apakah dengan SoC flagship macam Snapdragon 845 mampu memuaskan saya, bisa iya karena dengan SoC kelas atas nyatanya selama pemakaian tidak ada masalah berarti, bisa dikata inilah hp paling gegas yang pernah saya pakai.

Namun dasar manusia sudah dikasi jeroan Flagship tetap saja tidak puas, yap memang ada yang tidak terpuaskan apalagi selang beberapa bulan saya lebih intens main pubg mobile di emulator via personal computer saya daripada memainkannya via ponsel saya seperti saat memakai maxpro m1 dulu, alasannya simpel karena mata tak lagi jeli bermain via layar ponsel, apalagi setelah “coba” main via emulator kemudian beranjak ke ponsel langsung berasa noob-nya, hehehe.


Dari situlah, sekitar pertengahan Desember tahun lalu saya putuskan untuk menjual saja pocophone F1, terlebih saya dapat kupon voucher dari salah satu e-commerce yang sayang jika tidak digunakan.
Setelah menimbang-nimbang rasanya saya butuh ponsel yang bisa bertahan agak lama dengan saya, ya minimal untuk setengah tahun ke depan, spesifikasi gak perlu muluk2 karena memang nggak seberapa butuh yang muluk2, yang penting

Pemakaian 5 Tahun Honda Verza, Mulai Tergoda Yang Lain, Tapi…



Halo brosis
Genap Sudah 5 tahun di bulan agustus lalu umur Honda verza saya yang sudi menemani riwa-riwi setiap hari. Bukan waktu yang lama memang jika dibandingkan motor lain tapi juga bukan waktu yang sebentar untuk sekadar memiliki.

Saat tulisan ini saya tulis odometer nangkring di angka 72 ribuan km, sekali lagi bukan jarak tempuh yang panjang, tapi juga bukan jarak tempuh yang pendek, karena memang setahun belakangan ini aktivitas lebih sering dalam kota saja, karena untuk aktivitas bepergian jauh seperti touring sudah jarang saya lakukan.
Hampir di setiap bayar pajak setidaknya saya sisipkan satu tulisan seperti saat ini tentang verza apalagi kalau bukan impresi setelah sekian tahun. Mulai umur 3 tahun sampai tahun lalu 4 tahun dan tahun ini 5 tahun yang secara garis besar memang tidak banyak perubahan yang berarti, karena ini bukan motor modif tapi motor harian riwa-riwi, tapi sejengkal pengalaman mengenai verza juga sudah saya tulis di artikel di blog ini.

Mulai impresi pemakaian oli, sparepart, ban, servis, maupun opini serta uneg-uneg tentang si verza.

Review Xiaomi Redmi Note 5, Kamera Mumpuni Lainnya Khas Xiaomi



Halo Brosis
Sudah genap hampir 3 bulan sejak pertama kali saya memakai smartphone dengan processor snapdragon 636 yang menawarkan peforma hampir 2x lipat dibandingkan 625. Yap di artikel review asus zenfone max pro m1 saya lumayan puas dengan peforma ini hp, dengan price to performance paling bagus di rentang harganya.

Sampai di 3 bulan pemakaian saya kok agak jenuh dengan hp ini, terlebih improve yang di lakukan oleh asus dengan update os yang rutin hampir setiap 2 minggu sekali nyatanya memang memberikan perubahan, tapi ya masih saja ada sektor yang tetap inferior yaitu kamera. Sampai dii suatu titik saya putuskan ganti ke redmi note 5.
Yap, mengingat sebenarnya incaran saya upgrade dari 625 adalah 636 di note 5, akan tetapi saat itu ini hp masih ghoibnya nggak ketulungan, sampai di akhir Juli hp ini sudah menanggalkan status ghoibnya walhasil tambah bulat untuk mengganti ke note 5, saya nggak menyebut ini upgrade tapi mencoba kembali ke UI favorit yaitu MI UI, hehehe.

Xiaomi redmi note 5 varian 3/32 saya beli dengan harga 2,599 juta rupiah , naik 100 ribu disbanding flash sale saat launching, mengingat juga dollar yang kian menguat dalam beberapa waktu lalu, maka kenaikan 100 rib masih masuk akal toh meski sudah TKDN masih banyak komponen yang harus di datangkan dari luar negeri yang otomatis kurs nilai tukar uang berpengaruh.

Rakit PC AMD Ryzen Hemat



rakit pc ryzen murah

Halo brosis

Rakit PC di 2018 itu nggak worthed, kurang lebih begitu lah kebanyakan kata orang yang berkecimpung di dunia IT hardware. Hal tersebut tidak lepas dari harga komponen PC yang melambung tinggi setahun terakhir ini, nggak semua komponen PC sih, hanya 2 komponen yang harganya gila-gilaan yaitu RAM dan VGA card.

VGA card terlebih dahulu mengalami kenaikan harga yang gila sejak tahun lalu, hal ini dikarenakan maraknya vga card di buat minning atau menambang bitcoin / cryptocurency. Akibatnya stock vga card diborong oleh para minners, dari stock dan supply yang tidak seimbang tersebut mau tidak mau harga vga card terkerek naik nggak tanggung-tanggung kenaikan berkisar 30 sampai 40%.

Lalu Ram, kalau ini bukan ulah minners tapi produsen chip yang supply-nya juga bermasalah ke beberapa vendor sehingga menyebabkan harga naik, tahun lalu ram ddr4 2400mhz 8gb kit (4gbx2) bisa di dapat di rentang harga 800 ribu sampai 1 jutaan saat ini tembus di angka 1,25 sampai 1,6 juta.
Kebetulan planning merakit PC sudah ada di schedule saya sejak akhir tahun lalu dan mulai sedikit demi sedikit menabung dan targetnya di pertengahan tahun 2018 ini bisa rakit PC, maklum laptop saya sudah kurang mumpuni untuk menunjang mobilitas, beli laptop ? ehhm dengan kebutuhan saya yang office, editing photo, dan browsing dan rencana belajar editing video plus ngegame opsi beli laptop skip dulu kurang worthed bagi saya.

Sampai pada akhirnya, dengan agak sedikit memaksan dan dapat hibah dana, bulan lalu saya putuskan rakit PC, biar harga pada gila-gilaan yang penting rakit terlebih dollar yang terus menguat membuat ngeri-ngeri sedap sambil berpikiran paranoid “wah bisa-bisa malah naik makin tinggi nih komponen pc”,

Kereta Api Tawangjaya, Jakarta - Semarang Termurah



stasiun pasar senen

Halo Brosis
Sebenarnya late post, tapi tidak mengapa daripada tidak sama sekali

Setelah berangkat ke Jakarta menggunakan Jayakarta Premium yang nyatanya memang dalamnya premium, kini perjalanan pulang saya putuskan untuk sedikit menyisahkan waktu bermain-main di kota semarang, ya setidaknya saya punya voucher dari airy rooms yang besarannya lumayan jika saya tidak redeem (gunakan), jadilah saat itu setelah kegiatan di Jakarta selesai saya putuskan saat pulang saya mampir ke Semarang.

Yang utama tentu transportasi, ya setelah (agak) mewah di perjalanan berangkat, kini perjalanan pulang kembali ke gubuk derita alias menggunakan transportasi murah, hehehe. Tetap naik kereta api, akan tetapi saya ikhtiar “yang paling murah” toh ini perjalanan sekalian pulang yang tidak ada keharusan kondisi bugar saat sampai di tujuan.

Pilihan transportasi “ter” murah Jakarta-Semarang adalah naik kereta api kereta api Tawang Jaya tujuan Stasiun Pasar Senen sampai Semarang di Stasiun Poncol. Harga tiket kereta api Tawang Jaya  adalah 70 ribu rupiah, akan tetapi berhubung saya punya voucher blibli.com, walhasil setelah saya gunakan voucher potongan 50 ribu rupiah, jumlah yang saya bayarkan untuk perjalanan Jakarta-Semarang hanya 20 ribu rupiahb saja, sebuah angka yang sangat amat murah, thanks to blibli.com.

Review Asus Zenfone Max Pro M1, Worthed Tapi Gak Bagus-Bagus Amat



Halo Brosis

Sebagai handphone daily driver saya yang sudah saya pakai hampir 9 bulan, xiaomi redmi note 4 sudah sangat memuaskan untuk menunjang aktifitas keseharian saya. Entah itu game ringan, sosial media, trading, dan tentunya beberapa aplikasi lain. Daya tahan baterai, peforma mumpuni, dan harga rasional kiranya itulah yang saya suka dari redmi note 4, sampai keluar redmi 5 plus dengan layar kekinian dengan spesifikasi yang sama + layar yang kekinian nyatanya belum mampu mengoyahkan hati saya untuk ganti.

Sampai pada akhirnya Snapdragon 636 memulai gaungnya sekitar akhir Maret lalu dan melihat segala peningkatan dibanding snapdragon 625, hati mana yang tak goyah, dan saya putuskan inilah opsi upgrade smartphone redmi note 4 saya. Sekali lagi ini bukan karena redmi note 4 tidak mumpuni lagi, tapi logika saya jika mempertahankan hp terlalu lama maka ujung-ujungnya rugi banyak, apalagi ada hp dengan harga yang beda tipis dengan spesifikasi lebih mumpuni jika tidak segera dijual maka anjloknya akan semakin parah.
Sampai di bulan berikutnya xiaomi melaunching xiaomi redmi note 5 sebagai penerus note 4 dengan harga 2,5 jutaan wah ini nih yang saya cari, tapi lewat timeline instagram asusid sudah ancang-ancang dengan zenfone max pro m1 yang spesifikasi sama dengan baterai yang lebih besar dan harga yang rumor (saat itu masih rumor) lebih murah dibanding redmi note 5, sekali lagi hati saya goyah. Sampai akhirnya selang seminggu kemudian zenfone max pro m1 dilaunching dan gila dengan harga yang lebih murah 200 ribu dibanding redmi note 5.

Kereta Api Jayakarta Premium, Ekonomi Rasa Eksekutif


kereta api surabaya jakarta

Halo Brosis

Awal Minggu lalu saya ada keperluan yang sebenarnya cukup mendadak yang memaksa saya melakukan perjalanan ke Jakarta. Yap memang bukan mendadak hanya selang beberapa jam atau beberapa hari, tapi masih berjarak minggu (beberapa pekan), tapi bagi saya tentu bukan style saya, bukan karena mendadaknya, akan tetapi transportasinya.

Surabaya-Jakarta banyak pilihan moda transportasi yang digunakan pesawat, bus/travel, atau kereta api , akan tetapi dasar saya yang nggak mau keluar biaya banyak walhasil kereta api menjadi pilihan saya. Kenapa tidak pesawat, kan cepat ? yap cepat Cuma 1-2 jam tapi bagi saya user experience nya kurang, terlebih keluar dari bandara ke tempat tujuan bagi saya mahal (note bagi saya).
Bus/travel  ? sebenarnya pingin juga sih tapi 18 jam perjalanan di dalam bus bagi saya (masih) terlalu lama, belum lagi style driving sopir bus yang sering kali buat jantung “deg-deg ser”, lihat bus ngeblong saja rasanya gak karuan apalagi ada di dalam bus yang ngeblong, waduh skip dulu dah, terlebih saya butuh sampai tujuan dalam keadaan bugar.

Review Film Arini, Film Drama Romantis Epic Yang Jalan Sendiri-Sendiri

film arini



Judul Film : Arini, Masih Ada Kereta Yang Akan Lewat
Sutradara : Ismail Basbeth
Pemeran : Aura Kasih (Arini), Morgan Oey (Nick), Olga Lydya (Ira), Haydar Saliz (Helmi)
Jenis Film : Drama Romance
Tahun Rilis : April 2018
Produksi : Falcon Picture

Hari kamis yang suntuk bagi saya (5/4), akan tetapi di hari tersebut saya sudah list dalam jadwal saya untuk menonton sebuah film, biarlah bukan weekend terlebih penat dengan rutinitas saya bulatkan tekat untuk menonton film di hari itu juga

Arini, Masih Ada Kereta Yang Akan Lewat, sebuah film Indonesia bergenre drama yang diangkat dari novel karya penulis terkenal Indonesia yaitu Mira W. Yang lekat dengan kisah-kisah cinta dalam setiap karyanya.

Saya tidak asing dengan Mira W. Karena novel Indonesia pertama yang saya baca bukanlah Marah Rusli dengan Siti Nurbayanya, melainkan Mira W. Tentu saya bukan pilah-pilih tapi dasar saya yang kala itu masih remaja kalau bukan tugas sekolah ogah buat resensi novel Indonesia, hehehe, meski pun karena tugas tersebut pada akhirnya saya malah suka membaca

Masih Ada Kereta Yang  Akan Lewat bercerita tentang kisah cinta dua insan yang berbeda usia jauh, Nick pemuda 23 tahun yang secara tidak sengaja bertemu dengan Arini perempuan 38 tahun di dalam sebuah kereta api di Jerman. Pada pertemuan yang tidak direncanakan tersebut siapa sangka jika Nick yang masih mahasiswa nyatanya tertarik kepada Arini dan kisah asmara keduanya pun berlanjut meski trauma akan kisah cinta masa lalu Arini yang pahit masih menghantui

Strategi Flash Sale Xiaomi, Biar Terkesan Laku Keras dan Murah

flash sale xiaomi


Halo Brosis


“Menjengkelkan”

Itulah sekiranya kata yang mewakili segenap kawula pecinta gadget di Indonesia saat tidak kebagian flash sale hp xiaomi yang mulai rutin dilakukan setiap hari rabu sejak akhir tahun lalu tersebut.

Yap secara mengejutkan saat itu xiaomi membanderol ponsel seri redmi 5 a yang merupakan ponsel kelas low end tersebut seharga 999 ribu saja atau sejuta rupiah. Banderol tersebut tentu sangat menggemparkan mengingat dengan spesifikasi yang hampir sama dengan pendahulunya yakni redmi 4a selisih 400 ribu.

Bahkan di negara asalnya harga redmi 5a adalah 1, 299 juta rupiah, Xiaomi mengaku tidak mengambil untung menjual dengan harga 999 ribu. Dengan banderol harga tersebut otomatis secara price to peformance redmi 5a adalah smrtphone paling menghebohkan di akhir tahun 2017. Bisa ditebak antusiasme konsumen pun sangat tinggi, akan tetapi sayangnya tentu saja dengan penjualan model flash sale tidak semua orang akan kebagian.


Sudah hampir 3 bulan setiap hari rabu di setiap minggunya xiaomi menjual flash sale melalui e comerce lazada, dan tercatat ini adalah flash sale rutin terlama di Indonesia. Sebenarnya hal ini tidak di duga karena paling xiaomi menjual flash sale 4 kali seperti saat menjual Mi A1 sekitar bulan September tahun lalu.

Review Helm Jd joy Helmet, Mungil Yang Lumayan

HELM RETRO

Halo Brosis

Beberapa waktu yang lalu iseng-iseng buka situs belanja online, dan secara nggak sengaja sebenarnya saya menemukan item unik yang sekiranya cocok untuk saya atau bermanfaat untuk digunakan sehari-hari. Memang prinsip saya pas belanja online ya cari harga murah dan berguna (meski gak sekarang dipakai suatu saat mungkin), apakah barang itu ?, yap sesuai judul helm.
Ya jarang-jarang memang beli helm online terlebih rawan nggak cocok sebenarnya, eh salah bukan rawan nggak cocok tapi rawan nggak cukup di kepala kalau saya, hehehe maklum ukuran kepala saya big size, jadi kalau ada helm ukuran all size 90% pasti nggak cukupnya. Helm tersebut adalah helm jd.id joy helmet

Mencoba Mengkomentari Honda CB150 Verza

new verza
sumber 
Halo Brosis

Akhirnya setelah berumur 5 tahun lebih sejak di jual 2013 dulu honda verza kemarin resmi mengalami facelift, tidak lagi “verza” doang namanya tapi agak ambigu menurut saya yaitu honda “CB150 Verza” menurut saya dari penamaannya yang baru ini setidaknya ahm sedang sedikit-demi sedikit menggeser nama “verza” menjadi “CB” yang memang lebih keramat dibanding verza yang masih anak kemarin sore.

Secara tampilan fix, prediksi saya pertengahan tahun lalu tidak ada yang benar semua dari 4 setidaknya prediksi major facelift verza semuanya meleset. Surprisingly malah desainnya 80% tidak mengalami perubahan berarti, artinya sebenarnya saya lebih “sreg” menyebutnya minor facelift saja, tapi (mungkin) penggeseran nama verza dibelakang nama cb150 menjadikan motor ini “terkesan” seperti motor baru, (padahal yo gak), hehehe.
Saya memang belum melihat secara langsung, akan tetapi berdasarkan foto2 yang saya pinjem dari otomotifnet, tentu saja sudah berbicara semuanya, dan kalau saya beropini sih hanya ada 2 kemungkinan yaitu antara desain verza sebelumnya yang sudah disukai atau ahm ogah repot2 berinovasi, toh pabrikan jepun yang masih jual motor sport entry ya tinggal ahm.

Gak Suka Modif ? Mending Upgrade Part Motor Ini

MODIF BAN CACING

Halo Brosis

Bagi pengguna motor, modif bukan ritual wajib yang dilakukan, karena pada dasarnya tidak semua orang suka modif. Tapi di tangan orang yang suka modif menghabiskan uang sampai jutaan bukanlah hal yang tabu ya namanya juga “hobby” mau apa lagi. Tapi kalau ada yang bilang gak modif gak gaul itu mah alasan untuk menghibur diri saja, toh karena pada dasarnya memang tidak semua orang expert atau suka modif.
Tampil beda adalah alasan utama orang memodif motornya, entah itu sektor tampilan dengan mengubah cat dan pernak-pernik sebagainya, atau bahkan sektor jeroan alias mesin kebanyakan sih upgrade mesin karena kurang puas dengan peforma standart bawaan motor. Ada lagi aliran modif protolan atau asal melepas entah itu body motor dan sebagainya, kala itu saya lebih pas menyebutnya “modif kenthir” karena asal copot dikata modif, hadeeh.

Parahnya orang yang gak suka modif dianggap tidak berduit, sedangkan yang modif motornya dianggap berduit, what the fuck

Ban Tubeless, Harusnya Jadi Standar Motor Zaman Now


Halo Brosis

ban irc tubeless

Dahulu ban tubeless merupakan komponen motor yang di nilai mewah dan mahal, hanya segelintir saja motor yang pakai umumnya motor premium yang harganya lumayan mahal. Sedangkan motor –motor yang laris di pasaran masih menggunakan tube type (pakai ban dalam) yang harganya lebih terjangkau.

Sampai beberapa tahun kemudian baru ban tubeless menjadi alternatif saat ganti ban, bukan hanya itu pabrikan ban juga mulai menawarkan ban tubeless dengan harga bervariasi dan type berikut dengan harga yang juga bervariasi, mulai harga terjangkau yang hanya selisih belasan ribu dengan ban tube type sampai yang mahal dengan keunggulan riding experience yang jauh meningkat.
Bikers juga rasanya jengah dengan ban tube type yang terasa ngrepotin saat bocor atau terkena paku, belum lagi saat diwaktu-waktu urgent eh ban kena paku, alhasil pilihannya hanya satu segera tambal !. Sedangkan ban tubeless memberi sedikit kompensasi dimana saat terkena paku ban tidak langsung kempes total dan pengendara seakan dapat “kelonggaran waktu” untuk bisa tetap dikendarai sampai di tukang tambal ban, dimana hal itu tidak bisa di terapkan di ban tube type.

Bensin Eceran/ Botolan, Apakah Masih Worthed ?

https://cdn.tmpo.co/data/2013/05/13/id_184094/184094_620.jpg

Halo Brosis

Di tengah maraknya pom bensin mini atau pertamini yang sudah berubah wajah dengan mesin dispenser bensin mirip di spbu ternyata masih ada segelintir penjual bensin botolan atau akrab di sebut bensin eceran. Ya secara tidak sengaja saya masih menemui beberapa penjual bensin eceran kemasan botolan ini, bukankah sudah di larang ? eits selidik punya selidik ternyata masih harus ekstra akal-akalan loh jualan.

Ya hampir seluruh pom bensin saat ini sudah menolak untuk melayani pembelian di jerigen besar alasannya tentu untuk menghindari pembeli yang akan menjualnya kembali di kemasan botol. Tapi tentu saja masih ada yang mengakalinya dengan beli di saat jam2 sepi pengawasan yaitu di tengah malam/ pagi buta. Atau cara yang agak sedikit ribet yaitu beli ngetab dari kendaraan yang sebelumnya isi di spbu.

So,  sebenarnya apakah motif masih eksisnya penjual bensin botolan ini, tentu saja kalau masih ada yang jual sudah pasti ada yang minat/ beli atau langganan. Seperti yang saya temui di pasar sekitar tempat tinggal saya, tercatat masih ada 1 toko yang menjual bensin botolan di tengah toko lain yang sebelumnya juga menjual bensin botolan yang kini hampir 95% sudah beralih menggunakan dispenser mini macam spbu.

Oli Fastron Techno, Sumpah Gak Enak !

review oli fastron techno

Halo Brosis

Oli Fastron techno merupakan oli keluaran Pertamina yang merupakan perusahaan minyak asal Indonesia, di kalangan pecinta oli fastron oli ini banyak yang memberi testi/review jika oli ini enak di pakai di motor. Entah parameter apa yang di gunakan oli ini di bilang enak, tapi saya sendiri juga sudah menggunakan oli fastron ini kurang lebih 3 kali pemakaian dan hasilnya gak enak !.

Eiits buat die hard oli fastron jangan emosi dulu, atau bully saya macem-macem, mari berpikir jernih dan saya juga akan berbagi testi sesudah 3 kali pemakaian juga pastinya testi dari teman saya yang saya bujuk rayu supaya meninggalkan mco dan beralih ke pcmo dengan lambang lamborghini di kemasannya ini.


Yup meski viskositas gak encer-encer amat yaitu ada di angka 10w-40 (pft green)  bahkan hampir sama dengan rata-rata viskositas oli merk suzuki, yamaha, dan kawasaki. Akan tetapi tingkatan API (American Petrolium Institute) oli fastron sudah API SN dimana merupakan tingkat paling tinggi untuk sertifikasi Api saat ini, dan diperuntukkan untuk mesin-mesin modern. Bagi pecinta oli PCMO untuk motor seri fastron 10w-40 salah satu yang paling favorit karena aman di gunakan di motor kopling kering (matic) maupun basah, belum lagi ketersediaannya di toko paling mudah di temui di banding seri fastron lainnya.

Impresi Pemakaian Oli Deltalube 757 Daily, Ternyata

review oli deltalube

Halo Brosis

Sudah 6 bulan lebih sejak pergantian oli terakhir di motor jupiter mx 135 bjr, memang sebagai motor secondary atau motor kedua yang saya gunakan hanya untuk dalam kota dan kendaraan keluar jarak dekat saja jarak tempuh setiap bulannya termasuk pendek/sedikit. Mungkin hanya berkisar 200-300 km saja setiap bulan bahkan mungking kurang dari itu.

Terakhir kali old mx hitam yang setia menemani saya sejak smp ini saya ganti oli dengan meditran SX curah bulan Februari lalu, eits Februari ke September akhir = 8 bulan hehehe. Tapi berhubung hanya jarak dekat mungkin hitungan kasarnya kurang lebih baru menpuh 2000 km. So sebenarnya oli msx curah masih terasa enak, tetapi umur oli di mesin 8 bulan rasanya sudah terlalu lama, toh ini motor gak ada salahnya ganti oli yang “agak” bagusan, hehehe.
So sesuai judul kali ini old jupiter mx saya cekoki oli Deltalube 757 Daily dengan viskositas 10w-40 API SL, oh iya ini oli yang saya beli di GIIAS Surabaya akhir September lalu kebetulan ada promo buy 1 get 1 alias beli satu botol gratis satu botol. Satu botol ini saya pakai di jupiter mx satu botolnya lagi saya hibahkan ke teman saya yang motornya kebetulan sama old jupiter mx. Jika di rupiahkan satu botol deltalube daily ini di hargai 58 ribuan sekian untuk kemasan 0,8 L harga yang sebenarnya nggak murah bahkan cenderung mahal untuk oli dengan API SL meski sudah multigrade.

Review Pemakai Xiaomi Redmi Note 4 Resmi, 2 juta Baterai Awet Parah

XIAOMI REDMI NOTE 4X

Halo Brosis

Sebagai pecinta gadget tapi budget kere hore xiaomi memang belum terkalahkan sampai saat ini apalagi buat kaum budget smartphone kere. Apalagi priceto peformance hape-hape xiaomi memang juara dibanding hape yang sudah beken iklannya nongol di mana-mana macam samsung, vivo, atau oppo.

Hal itu pula yang mendasari saya memilih xiaomi redmi note 4 sebagai hp daily driver saya yang baru, menggantikan evercoss genpro x. Memang terasa campur aduk saat di gunakan, bukan genpro x jelek tapi ada sisi yang nggak saya suka dan bisa di bilang sudah nggak mumpuni untuk menunjang aktivitas saya seharian, yaitu peforma dan baterai.

Ya peforma genpro x rasanya hanya cukup untuk hanya bersosmed ria plus aplikasi ringan, apalagi baterainya yang terbilang ngepas plus manajemen ram/os yang apa adanya membuat saya harus ekstra sabar dengan hape ini, tapi melihat harganya yang kurang dari sejuta rasanya sebenarnya tak pantas untuk mengeluh terlalu berlebihan.

Akhirnya saat itu saya putuskan untuk mengupgrade handphone saya kebetulan juga ada sedikit rejeki PLUS si tokopedia lagi ulang tahun bagi2 diskon/cashback 20% , lumayan loh. Budget ada sekitar 2,5 jutaan saat itu, tapi juga harus terbagi dengan uang saku untuk ke GIIAS di BSD 19 Agustus.

Kereta Api Gaya Baru Malam Selatan, Ekonomi Ac Terjangkau Lebih Dari Ekspektasi


Halo Brosis
gaya baru malam selatan

Niat hati sudah mantap untuk melihat acara GIIAS 2017 di Ice BSD city 19 Agustus lalu, tentu saja setelah niat sudah bulat yang berikutnya adalah perjalanan ke sana nya naik apa ?. oke niat mengulangi touring motor seperti 2 tahun lalu langsung di coret dari opsi selain waktu perjalanan yang jauh dan melelahkan juga jadwal kegiatan padat sebelum dan sesudahnya menjadi penyebabnya.
Sekadar info 2 tahun lalu saat motoran Magetan- Jakarta saja saya tempuh dalam 14,5 jam apalagi Surabaya-Jakarta Allahualam. Tidak ada pilihan lain di putuskan untuk naik kendaraan umum saja. Pilihannya hanya ada tiga 1.Bus 2.Kereta Api 3.Pesawat , akhirnya pilihan saya adalah naik kereta api alasannya Cuma satu “Murah” yap.