googlef1d469d5fe68ebf6.html BangJoRu: Si “Ve” Sudah 50000 Km

Si “Ve” Sudah 50000 Km




Halo Brosis
Si “Ve” bukan veranda tapi verza, tepat kemarin lusa angka di odometernya sudah menunjukkan angka 50000 di usia hampir 4 tahun. Tergolong masih standart, atau malah jauh dibanding si beat yang saat ini sudah 90 ribu. Si verza memang motor harian bjr sejak 3 tahun lalu, menggantikan si beat dan mx yang saat ini juga “masih” di pakai.

50000 memang sudah kemana saja sih ? memang gak sampai digunakan ke luar negeri sih ini motor, bukan karena ridernya gak berani tapi memang ridernya gak gablek duit, hehehe. Alhasil si ve sudah sampai di sini-sini saja.

 Partner terbaik
Sudah “lumayan” banyak kisah yang bjr alami bersama ve, mulai dari jatuh cinta karena iritnya, tampangnya yang sederhana (bjr ogah katain jelek), bandelnya gak ketulungan. Sudah terlalu banyak moment menarik juga mulai dari menjadi partner kuliah, cari duit, sampai pdkt ama cewek yang ujung-ujungnya sakit hati pun pernah bjr alami di atas jok ve.
Si verza juga gak manja-manja amat, meski siap minum premium, bjr sebagai majikan yang “pengertian” sampai saat ini masih setia pakai pertamax, servis pun cukup 6 bulan sekali. Lainnya ? standart saja, seminggu sekali di mandiin, 3 hari sekali di lapin (di lap). Ogah pakai poles2 an cukup pakai kit black motor multiguna, si ve tetap kinclong sampai sekarang.
Girangnya bjr itu kalau ada orang bilang “mas motor/pedae rijik”, setelah orang berkata demikian bjr lihat si ve “ ehmm memang masih kinclong, hehehe”
Urusan peforma memang terbilang pas-pasan memang benar akselerasinya nampol tapi kalau soal top speed susah untuk mencapai 110 km/jam, tapi buat touring terasa manfaatnya, tercatat dalam blog ini si ve sudah menemani bjr sampai kemana saja mulai dari Jakarta, Aspal Pantura dari Barat Sampai Timur, pulau Bali, Lombok, dan tentu masih banyak destinasi lainnya yang tak tertulis.

“Bagi bjr si ve itu partner terbaik untuk touring peforma cukupan, iritnya kurang ajar, joknya lebar tapi agak keras, asyiknya itu setelah 2-3 jaman riding, si “ve” akan memberi cubitan di maaf “bokong” seakan memberi peringatan sudah wakunya istirahat dulu, aku juga capek“


Zona Jajan
Sektor mesin tidak ada kendala, hanya akhir tahun lalu bjr ganti kampas koplingnya, selebihnya? asal pemakaian normal dan tepat saat memilih oli mesin si “ve” tetap akan selalu sehat. Kemudian sektor kaki2 yang sudah terasa yaitu komstir mulai ada indikasi minta ganti, bosh arm juga, karet tromol, dan suspensi depan belakang juga.

Tapi bjr sudah antisipasi semuanya mulai dari komstir yang sudah ready bjr beli tinggal nunggu siap pasang, bosh arm kit dan karet tromol bjr sudah inden di ahaas, shock depan tampaknya juga butuh asupan oli, shock belakang , ini yang mahal, tapi masih bisa bjr siasati dengan menyetel tingkat kekerasannya. 
kadang juga lelah dengan ve
 Lainnya seperti body2 tetap tidak ada masalah, cat masih kinclong , tangki ? belum bocor sih, “semoga saja tidak”, wong dari pertama beli belum pernah kuras tangki,  hehehe.

Bisa di umpamakan jika verza itu istri, maka ia seperti istri yang “sangat perngertian” dan siap di ajak susah, paras alami gadis desa, pintar ngatur uang (irit & gak rewel), dan siap diajak kemanapan bjr mau, sesuai dengan istilah “motor terbaik itu yang membawa kemanapun kau mau sesuai kemampuanmu”.

Tapi,, apakah bjr tetap akan setia dengan model istri “nriman” seperti ‘ve’rza ,,,, pinginnya sih setia, tapi kalau ada rondo kempling yang harganya menggoda jadi tak menutup kemungkinan hati ini goyah juga, wkwkwkwkwk

"ra verza ra mesra"
Semoga Bermanfaat


4 komentar:

  1. Tnk sob, ini sangat membantu saya untuk mmpersiapkan sgala sesuatunya di kmudian hari.! saya sndiri baru 3 thn penunggang verza ini, alhmdulillah bru ganti busi 1 x, dan KM saat ini bru 19 ribuan.

    BalasHapus
  2. veve ku udh 34rb KM dlm 3 thn... yg udh diganti itu ban depan, busi 2x, filter udara 2x, seal head yg meler oli, dan blm dapet dipstick /tutup oli atas nih yg udh dol gr2 keseringan cek oli gak penting (emangnya vampir? hehe)

    BalasHapus
    Balasan
    1. waduh kok situ demen ngintip dipstick oli, hehehe

      Hapus