googlef1d469d5fe68ebf6.html BangJoRu: Desember 2017

Pemakaian Yamalube Carbon Cleaner di Honda verza, Menolak Servis


Halo Brosis
yamalube carbon cleaner

Kurang lebih genap setahun ini honda verza kendaraan saya tidak servis atau terakhir servis ya setahun yang lalu. Jika dikalkulasikan kilometer yang ditempuh sejak terakhir servis mencapai 14-15 ribu km bukan angka yang tinggi untuk 1 tahun berjalan di umur motor yang menginjak 4 tahun 4 bulan dengan total odometer saat ini 61 ribu kilometer.

Lantas apakah ada masalah yang ditemui saat si verza tidak servis rutin ? alhamdulillah sampai saat ini belum ada masalah, treatment khusus pun hampir tidak ada hanya ganti oli saja rutin tiap 3500-4000 km selebihnya tengah tahun lalu ganti kampas kopling tapi sektor mesin head yang mencakup setelan klep dan tensioner keteng tidak tersentuh. Begitu juga sektor pengkabut bahan bakar yakni injektor juga belum dibersihkan setahun terakhir.
Sampai pada akhirnya minggu lalu saat indikator bensin tinggal 2 strip saya melipir isi bbm di pom bensin , dan lagi2 tanpa sadar salah isi bbm yang seharusnya pertalite eh malah di tuang premium malah 5 liter lagi, hehehe. Memang premium tak sekejam pertabo (pertamax turbo) yang bisa menyebabkan fuel dilution dan buat oli cepat eol, premium lebih membuat tarikan motor berat dan sudah pasti lebih mudah menimbulkan kerak di mesin karena sifatnya yang “lebih mudah/cepat terbakar” dibanding bbm pertalite maupun pertamax.

Honda Win 100 Kelemahan dan Kelebihan

JUAL HONDA WIN

Halo Brosis

Honda win 100 bukan merupakan motor yang dianggap motor populer dan punya nama beken seperti honda cb, gl, maupun megapro. Bahkan bisa dibilang kalah pamor dan sebelas duabelas popolernya dengan honda cg sekalipun, maklum saja melihat tampangnya saja honda win 100 “nggak banget” untuk ukuran motor sport lawas sekalipun, tapi itu hanya berlaku bagi bikers zaman now, tetapi bagi bikers zaman old honda win mempunyai pesona tersendiri.

Di pasarkan sejak tahun 1980 an yang saat itu masih built up honda win di jual bebarengan dengan honda cb dan gl, tapi honda win di posisikan sebagai motor entry level bersaing dengan rivalnya seperti yamaha l2g  dan suzuki a100. Akan tetapi seperti kebiasaan honda sejak zaman old win berbeda dengan rivalnya karena mengusung mesin 4 tak (langkah), dibanding rivalnya yang 2 tak jelas soal tenaga win paling inferior.
Tetapi berkat efisiensi mesin 4 tak tersebut motor ini populer sebagai motor komuter yang tangguh, tak heran motor ini identik dengan motor operasional instansi pemerintahan tahun 90 an. Juga PT Pos juga memakai motor ini untuk armadanya itu semua karena honda win terkenal efisien dari segi konsumsi bahan bakar, belum lagi tangki di depan tidak merepotkan bagi motor yang pekerja seperti pos karena tidak perlu membuka jok untuk mengisi bensin.