googlef1d469d5fe68ebf6.html BangJoRu: Mengenal Oli HDEO/PCMO Pertamina, Pilihan Lengkap Untuk Sesat

Mengenal Oli HDEO/PCMO Pertamina, Pilihan Lengkap Untuk Sesat



Halo Brosis

Saat ini sedang trend di kalangan pecinta roda dua / motor penggunaan oli hdeo/pcmo (oli diesel/ oli mobil). Trend ini memang belum meluas di kalangan umum, entah berapa persen dari pengguna motor di tanah air, akan tetapi yang pasti trend nya sedang naik daun.

Begitu juga dengan bangjoru yang sejak akhir tahun lalu juga memutuskan untuk menggunakan oli non pcmo di motor verza bjr. Long drain  atau istilah sederhananya “pemakaian yang lebih panjang” adalah tujuan utama bjr. Alhamdulillah dari ritual pergantian oli yang sebelumnya setiap 2 ribu km, saat ini bisa lebih lama. Pertama masa flushing hanya 1500 an km, kedua 2500 an (karena fd), dan yang ketiga saat ini berjalan menuju 3000 km.


Oli hdeo/ pcmo sendiri di pilih sebagai alternatif long drain memang peruntukkannya untuk kendaraan yang lebih lama masa ganti olinya seperti kendaraan roda empat atau lebih. Ya kendaraan roda empat seperti mobil lebih berat beban kerja mesinnya, otomatis diperlukan pelumas yang dapat mengakomodinir kerja mesin. Apalagi mesin diesel yang notabene dilihat dari kompresi saja sudah jauh di banding mesin bensin, otomatis memerlukan oli yang dapat mengatasi beban kerja mesin diesel, dan di situlah di perlukan oli hdeo (heavy duty engine oil).

Dalam memilih oli sesat jenis hdeo/ pcmo sebenarnya gampang-gampang susah, ada yang ini ada yang itu ada yang harganya ratusan ribu ada yang lebih murah dibanding pcmo, tentu saja semua bergantung kandungan oli, maupun base oli. Bangjoru sendiri sedari awal memang nggak neko-neko pakai merk yang awam di telinga, cukup lirik oli hdeo/pcmo pertamina saja toh itung-itung “cintai produk Indonesia” .
Selain itu kualitas sudah tidak di ragukan lagi di belantika per olian Indonesia, hehehe, selain itu harganya pun bervariasi mulai yang 20 ribuan sampai ratusan ribu untuk setiap liternya, pun olinya mudah di dapat, ya minimal kalau sulit cari di toko bisa cari di pom bensin pertamina terdekat.
So, mau pakai oli hdeo/ pcmo yang mana, berikut mungkin bisa memberikan brosis gambaran mengenai macam dan jenis oli pcmo/hdeo pertamina, mungkin saja setelah baca-baca ada yang jodoh, cekidots.
"mbahnya" oli
Mesran Series
Kalau di tanya “mbahnya” oli keluaran pertamina yang populer sampai saat ini ya “mesran”, oli non sintestis (mineral base) yang di jual pertamina mulai tahun 1970 an ini adalah oli yang sangat populer di masyarakat.

Menurut swa.co.id bahkan oli ini terkenal di berbagai tingkatan kalangan, oli mesran ada beberapa jenis  mulai b40, mesran 10w-40, 20w-50, mesran super. Mengapa oli yang tergolong tua ini populer ?, sudah pasti karena di samping “first” produk oil pertamina, kualitas tidak perlu di ragukan lagi, disamping itu harganya sangat terjangkau, seperti contoh mesran super (kemasan merah) harga 1 botol kemasan 1 L, tidak akan lebih dari 35 ribu rupiah.

Pun dengan versi curahnya yang bjr temui ada di angka 25 ribuan saja. Oli mesran adalah oli segala jenis kendaraan, karena dahulu sebelum oli mco (motor) ada/ populer, kebanyakan motor pakai oli mesran, jadi tidak ada ceritanya selip kopling segala macam.

Bjr pun sering menggunakan oli mesran terutama mesran super,  cocok untuk motor yang sudah berumur karena clearence komponen dalam mesin tidak rapat seperti motor-motor baru.
10w-40, API SM
Prima Xp
Sebenarnya prima xp di daulat sebagai penerus nama besar mesran yang familiar bagi pecinta oli keluaran pertamina, pada awalnya prima xp di beri nama “mesran prima” yang kemudian hari di rubah menjadi prima xp. Secara kasta memang di posisikan di atas oli mesran.

Seperti mesran prima xp ada 2 jenisnya yaitu dengan viskositas 20w-50 API SJ, dan 10w-40 API SL/ SM. Perbedaan keduanya adalah pada kekentalan oli dan tentunya aditif di dalamnya. Prima xp 20w-50 cocok di gunakan di kendaraan lama/agak tua sedangkan yang 10w-40 untuk kendaraan yang lebih muda.
tersedia juga viskositas yang lebih kental
Harganya pun juga cukup terjangkau, untuk prima xp 20w-50 tidak akan lebih dari 42 ribu tiap 1 liter kemasannya. Sedangkan yang lebih encer lebih mahal 10 ribu. O iya brosis untuk viskositas 10w-40 ada dua jenis yaitu dengan API SL dan SM, untuk yang terbaru adalah dengan API SM dimana spesifikasinya paling mendekati dengan fastron tekno 10w-40 API SN.

Reviewnya, untuk prima xp dengan viskositas kental bjr pernah coba dan rasanya mirip2 dengan mesran super, sedangkan untuk yang 10w-40 lebih baik karena base sudah semi synthetic plus aditif yang lebih powerfull mendekati pft, saat ini bjr pun memakai prima xp 10w-40 API SM, dan masih terasa “positif”.

Meditran series (Sx)
Oli hdeo favorit karena yang utama harganya yang tergolong terjangkau untuk ukuran oli hdeo yang memiliki tugas berat. Harganya berkisar 44 ribu untuk kemasan 1 liter, asyiknya lagi versi curah oli dengan nickname beken “msx” ini mudah di dapati di bengkel-bengkel maupun beberapa pom bensin, mau tau harga versi curah nya ?, bangjoru beli di pom bensin dengan harga Rp. 27500.
yang jual curah "banyak"
Untuk peforma oli ini cukup bagus, karena angka TBN yang ada di msx cukup tinggi menjadikan oli ini “awet”, bahkan beberapa ada yang sampai 4000 km pemakaian. Tidak hanya itu oli ini kerap kali di gunakan sebagai oli “flushing” untuk yang pertama kali sesat, begitu juga dengan bangjoru, hehehe, hal itu karena karakteristik oli diesel yang “membersihkan” bagian dalam mesin.

Akan tetapi, msx bukan tanpa kelemahan, beberapa ada yang mengalami kampas kopling keras, bahkan ada yang menggerogoti komponen dalam mesin, tapi itu hanya beberapa saja, tapi tak jarang pula para “msx lovers” tidak mengalami masalah berarti saat menggunakan oli ini di motornya, bahkan ada yang sudah 4 tahun setia sesat pakai msx di motornya, edan !.


Fastron Diesel (15w-40)
Meski belum mencoba secara langsung, akan tetapi sejauh mata memandang mengenai oli hdeo ini 90% positif, sedangkan sisanya mungkin belum cocok, hehehe. Fastron diesel (biasa disingkat pfd) merupakan oli keluarga fastron yang di luncurkan sejak 2004 silam.

Sebagai gambaran awal pembuka seri fastron, oli fastron di posisikan pertamina sebagai oli dengan peruntukkan kendaraan dengan mesin yang lebih modern, dan tentunya sudah mengalamai beberapa update formula mengikuti perkembangan teknologi mesin. Untuk memudahkan jika ada perubahan baik itu aditif di oli seri fastron tandanya ada pada perubahan logo/gambar kemasan, sedangkan warnanya tetap.

Pfd sendiri di ciptakan “sebenarnya” untuk mesin diesel modern, dan sudah pasti posisinya ada di atas seri meditran. Base olinya masih semi synthetic tapi dengan kandungan yang lebih tinggi dari msx karena itu “kebanyakan” pengguna pfd di aliran sesat adalah pencari “long drain ala hdeo dengan peforma/akselerasi mendekati pcmo”

Pfd sebenarnya oli hdeo yang favorit di gunakan aliran sesat, hanya saja saat ini “agak” susah di temui di toko-toko khususnya yang kemasan 1 liter, untuk harganya berkisar antara 50 sampai 60 ribu rupiah. 

Fastron Tekno Ungu (janda 15w-50)
Lebih akrab di telinga dengan “fastron janda” kenapa ? sudah pasti tabiat di masyarakat yang memandang warna ungu identik dengan “janda”, hehehe. Oli seri fastron dengan viskositas paling kental yaitu ada di angka 15W-50 dengan sertifikasi API SN tentu oli ini salah satu seri fastron yang “masih halal” untuk di gunakan di motor dengan kopling basah (non matic).
"rondo lovers"
Hal itu di karenakan belum ada aditif ILSAC GF 5 yang membuat licin yang disinyalir membuat “kopling selip” di kendaraan dengan transmisi basah macam motor bebek/sport. Sejauh jari mencari review oli fastron janda ini kebanyakan juga tidak ada komplain, dengan viskositas paling kental dari jajaran seri fastron PCMO kekuatannya tentu ada di peforma yang stabil tentu saja dengan catatan digunakan di motor dengan clearance yang tidak terlalu rapat.

Untuk harga fastron janda ini berkisar antara 50-60 ribu rupiah, satu lagi ini oli tergolong “agak sulit” di dapatkan mirip pfd, bahkan sempat bjr dengar “isunya” fastron janda ini akan segera di discontinue, wah bisa jadi kabar buruk bagi  pecinta janda, hehehe.
 
Fastron Tekno Hijau (10w-40, API SN)
Masih mengacu pada warna, oli ini akrab dengan sapaan “Hulk”, tentu saja dari warna kemasannya yang hijau. bjr pun dalam masa pencarian oli sesat sempat mencicipi oli pft hulk ini, dan bjr sepakat dengan pengguna pft hulk lain jika oli ini “peformance oriented” hal itu karena dengan memakai oli ini akselerasi motor menjadi lebih “beringas”.

pcmo paling populer buat sesat
Hal itu bukan tanpa sebab disamping sudah semi synthetic teknologi “nano guard” menjaga mesin sudah siap pakai dan melumasi mesin sampai ke celah terkecil, tidak heran pft hijau ini menjadi salah satu oli pcmo favorit bagi pecinta aliran sesat.

Bangjoru melihat oli pft hijau ini secara “price to peformance” memang paling recomended atau sesuai dibanding seri fastron atau oli sekelas merk lain. Jika oli sejenis merk lain dengan spek sama dengan pft hijau harganya sudah mencekati 100 ribu, pft hijau ini harganya berkisar di antara 65-75 ribu saja. Tidak hanya itu pft hijau adalah seri fastron yang tergolong “paling mudah di dapat”.

Kabar baiknya atau larisnya oli ini di kalangan pecinta long drain di motor adalah masih halal digunakan di segala jenis motor baik itu kopling basah maupun kering macam motor matic, selain itu yang perlu di ketahui, meski di kemasan masih bertuliskan semi sintetik, tetapi pft hulk ini kandungan sintetiknya mencapai 90% grup 3 yang merupakan terbaik di dunia, jadi bukan oli abal2 murah 40-50 ribuan yang ngaku2nya full sintetik tapi entah berapa persen kandungan sintetiknya.


Fastron Tekno Biru (10w-30)
Oli ini tergolong baru, dan secara harga lebih mahal di banding fastron tekno hijau. perbedaan mencolok dengan fastron hijau adalah viskositas oli yang lebih encer yaitu di angka 10w-30 meskipun begitu API service nya sama dengan pft hijau yaitu API SN, artinya cocok untuk kendaraan terbaru.

Selain lebih encer, kandungan aditifnya sedikit lebih baik yaitu sudah mengandung ILSAC GF 5 yang membuat oli lebih licin, akan tetapi dengan adanya aditif ILSAC GF 5 otomatis oli ini haram digunakan di kopling basah macam motor bebek/ sport, mau nekat ? tetap bisa, tapi tentu dengan resiko slip kopling.

Tetapi berbeda cerita saat digunakan di motor matic yang menganut sistem kopling kering, karena bagian mesin dan transmisi terpisah. Saat coba searching review pft biru ini cukup cocok di gunakan di motor matic apalagi honda yang dari pabriknya sudah merekomendasikan viskositas 10w-30. Harga pft biru ini berkisar 65-80 ribu rupiah untuk kemasan 1 liter.

Fastron Gold
Bagi yang mau sesat tapi tidak mau yang nanggung, tapi maunya yang enak sekalian tapi khusus motor matic pilihan terbaik ada di oli fastron gold. Yap fastron gold yang diluncurkan pertamina 2012 silam ini merupakan oli full sintetik berbahan dasar PAO (Polyalphaolefin), tidak lagi semi sintetik seperti oli fastron tekno.

buat yang punya "dana sesat lebih"
Jenis oli fastron gold ada berbagai macam mulai 0W-20, 5W-30, 5W-40, perbedaan ketiganya terletak pada viskositas dan kandungan aditif lainnya, untuk lebih lengkap bisa dilihat di sini.

Di kalangan aliran sesat khususnya pengguna matic yang nggak mau nanggung dan sudah pasti punya “budget lebih” untuk oli kebanyakan memang memilih fastron gold. Bangjoru tidak menyangsikan lagi durability oli ini, selain peforma motor menjadi lebih baik, oli dengan harga mulai 95 ribuan ini juga tahan lama, tercatat bukan di angka 3000-4000 an km, tapi bisa tahan sampai 6-10 ribu km, bahkan ada yang mencapai satu tahun pemakaian, gila !.

Selain itu fastron gold juga merupakan oli yang dipakai oleh pabrikan mobil atau bahasa sederhananya di rebranding seperti e-pro gold keluaran HMP honda, atau oli merk TMO. Kabar baiknya lagi pfg juga banyak yang jual versi curahnya yang sudah pasti lebih murah, meski hanya ada di kota-kota besar saja.

Sebenarnya ada satu varian lagi oli yaitu fastron Platinum yang diperuntukkan untuk supercar/hypercar, akan tetapi berhubung minim informasi pemakaian di motor jadi bangjoru skip dulu, hehehe

So untuk sesatin motor pakai oli hdeo/pcmo yang mana ?, jawabannya sesuaikan budget saja, toh pertamina sudah menyediakan mulai dari yang budget kere hore sampai kaya hore, mulai puluhan ribu sampai ratusan ribu per liternya, yang pasti cintailah produk-produk Indonesia, hehehe.

Semoga bermanfaat


21 komentar:

  1. Mantap bang artikelnya.... Btw ane jg lg nyoba racun nih di vixi 'dracula', msh tahap flushing pke msx. Tp msh bingung mau lanjut pke pfd atu pft. Ada saran?

    BalasHapus
  2. Bang saran oli buat vixi 2009 dong, dari semua yang diatas mana yang paling worth it atau ada pilihan lain

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalau blok masih original 3ci
      pilih yang 10w-40 -> prima xp 1040, fastron techno hijau atau kalau budget up to 100 bisa pakai fastron gold yang 5w-40
      tapi kalau pakai blok 1PA/2pv pakai yang 15w-40 -> msx atau pfd
      bisa pakai 10w-40 juga tapi nggak akan se longdrain blok 3ci

      Hapus
  3. Ane juga lagi nyoba suzuki smash ane pake oli pertamina Meditran Sx Ci 15w-40 ( yg high class series untuk alat berat) awalnya ane sedikit ragu pake oli mesin diesel buat motor, soalnya di motor kan pake kopling basah. Takutnya slip. Untuk impresinya yg saya rasankan kalo mesin masih dingin suara jadi halus, tp kalo sudah agak panas. Riskan slip kopling. Dan mesin cepet panas.. Gmn itu suhu??

    BalasHapus
  4. Saran oli buat cbr k45 dong gan

    BalasHapus
    Balasan
    1. budget mepet prima xp 10w40, mainstream budget pakai pft 10w40 sudah oke, kalau budget unlimited pfg 5w40

      Hapus
  5. Bang untuk Jupiter MX 135 keluaran 2012 bagusnya yg apa ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. harian fastron techno 10-40 atau kalau demen touring jarak jauh fastron diesel

      Hapus
  6. bang kalo buat beat fi 2012 pemakaian harian pp 50km bagusnya pake oli apa bang?..

    BalasHapus
    Balasan
    1. fastron techno 10w-30 atau kalau budget lebih fastron gold 5w30

      Hapus
  7. Oli untuk scorpio pemakaian harian bang

    BalasHapus
    Balasan
    1. fastron techno ungu 15w-50 atau fastron diesel 15w-40

      Hapus
  8. gan, kalo untuk jupiter z1 cocoknya apa ya?

    BalasHapus
  9. Untuk Ninja 150RR yg cocok apa Bang?

    BalasHapus
  10. tetep setia mesran super aja di supra jadul ganti tiap 3000km atau 5rb km hehehe

    BalasHapus
  11. Ini baru informasi yg berfaedah, thanks bangjoru, tetap berkarya dan jaya selalu

    BalasHapus
  12. Kalau oli yang cocok buat thunder 125 apa bang ?

    BalasHapus