googlef1d469d5fe68ebf6.html BangJoRu: Lampu Pop Up, Si Unik Yang Di Tinggalkan

Lampu Pop Up, Si Unik Yang Di Tinggalkan

miata gen 1 juga pop up
Halo Brosis
Kalau brosis gemar main game macam nfs tentu model lampu pop up merupakan sesuatu yang unik dari bagian body mobil. Banyak mobil-mobil dahulu yang mengaplikasikan model lampu depan pop up, seperti mazda mx 5 gen 1 , mazda fc, fd3s,  toyota supra, toyota mr2, honda nsx, dan raja drift Initial D ae86 pun menganut model lampu pop up.
Secara tampilan memang unik, dimana model lampu pop up atau yang akrab disebut “hidden lamp”  bisa buka tutup, atau disembunyikan dibawah kap mesin, jika ingin menyalakan ada switch kenop lampu yang biasanya ada di bagian kanan stir. Unik ? pasti !, apalagi saat jalan dan lampu tidak digunakan (dimatikan), mobil jadi seperti buta khas mobil balap, hehehe.
Di larang
Model lampu pop up menurut berbagai sumber yang bjr kutip amatlah populer jaman dahulu antara tahun 1980 sampai 1990 an hampir di setiap pabrikan ada sajatipe mobilnya yang menganut model lampu pop up. Ada beberapa alasan pengaplikasian model lampu pop up selain tampilan unik juga sebagai aerodinamika atau “downforce” dari angin depan, sehingga mobil lebih aerodinamis.

trio pop car jdm
Tapi itu dulu, seiring perkembangan jaman, model lampu pop up mulai di tinggalkan , tercatat lampu pop up di mobil terakhir kali di gunakan di mobil  corvete c5 2004 silam. Bjr kutip dari slate ada beberapa alasan mengapa lampu pop up mulai di tinggalkan di antaranya. 
Aturan di Amerika yang mengharuskan lampu mobil terbuka sepenuhnya tanpa ada alat apapun, hal ini tentu saja berlawanan dengan kinerja atau cara kerja lampu pop up   yang memerlukan switch untuk membukanya (menyalakan) lampu.
Hukum desain mobil di Eropa, yang mengharuskan bagian ujung depan mobil di deformasi (bagian tonjolan depan mobil)  untuk melindungi pejalan kaki saat terjadi tabrakan, memang aturan ini berlaku di eropa, dan tidak mengikat di bagian negara lain seperti Asia dan Amerika, akan tetapi tentu saja orientasi pabrikan saat ini yang global (mendunia), sehingga mengharuskan desain mobilnya bisa digunakan di bagian benua manapun.
Waktu Buka tutup lampu, lampu pop up dianggap berbahaya di beberapa negara karena koefisien buka tutup lampu memerlukan waktu sepersekian detik lebih lama dibandingkan dengan model lampu pada umumnya. Ya jika di cermati memang ada jeda beberapa detik atau jeda waktu untuk membuat lampu keluar dari sarangnya untuk kemudian menyala, memang sih tidak seinstan menyala seperti model lampu biasa, tapi setidaknya “Fujiwara Takumi” adalah yang paling diuntungkan dengan jeda buka tutup menyala lampu model pop up, hehehe (malah ngomongin anime, hehehe)
Teknologi yang semakin berkembang, teknologi lampu addaptive yang mampu mengikuti arah putar stir mobil, DRL, LED dan teknologi lainnya tentu menjadi mubazir atau bahkan tidak mungkin digunakan di lampu model pop up.
Aerodinamika, balik lagi ke anime initial d stage 5, ya ini berkaitan dengan model lampu pop up di toyota sprinter 86, dimana saat lampu pop up dimatikan (dimasukkan) akan menghasilkan koefisien tarik (udara) yang kecil, sederhananya hambatan angin bagian depan akan semakin kecil dibanding saat lampu keluar. Artinya saat lampu pop up keluar (menyala) hambatan anginnya lebih besar inilah yang menjadi dasar kelemahan lampu pop up.
So lampu pop up memang unik, tapi unsur sefety tetap tidak harus dilupakan, dan perkembangan teknologi lampu di kendaraan yang semakin maju menjadikan lampu pop up di mobil komersil terpaksa harus di lengserkan berganti dengan lampu model biasa.
Semoga Bermanfaat

1 komentar:

  1. Mazda Astina, mobil dengan desain lampu pop up yang cukup murah (secondnya). Powernya mantaf, tapiii... remnya kurang okeh.

    BalasHapus