Sebenarnya . . .
Aku tak benar-benar ingin melupakannya
Juga tak pernah bertekad
Benar-benar melupakan ia sepenuhnya dari
pikiranku
Kadang ia dating
Untuk kemudian hilang sendiri
Ini memang aneh bagiku
Dan memang
Ketika orang membaca prosa buatanku
Isinya banyak yang mengacu padamu
Si cantik yang hilang
Si cantik yang masih ada
Di guratan-guratan rindu
Pada kelopak mata
Yang tertutup manis dengan kacamata minusku
Tidak ada komentar:
Posting Komentar