googlef1d469d5fe68ebf6.html BangJoRu: Review 4 Tahun Honda Verza, almost nothing has changed

Review 4 Tahun Honda Verza, almost nothing has changed

honda verza review


Halo Sob
Bukan Yang Terbaik, Tapi Saat Ini Terbaik Bagi Saya

Itulah satu kalimat yang mewakili review verza yang sudah berumur 4 tahun, yap Agustus ini si verza sudah genap berumur 4 tahun, belum termasuk motor tua atau antik malah, tapi di tengah masa ganti motor yang saat ini rata2 3 tahun ganti (biasanya nunggu cicilan lunas, hehehe), rasanya verza juga sudah termasuk motor cukup jadul secara tampilan, hehehe.

4 tahun umur verza dan odometer saat ini kurang lebih ada di angka 58 ribu km, termasuk jarak tempuh yang normal, mengingat setahun terakhir saya juga mengurangi aktivitas touring yang dahulu gemar saya lakukan saat pertama kali meminang verza 3 tahun lalu.


History, diantara lirikan motor batangan lainnya
Sedikit cerita mengenai si verza, motor yang 3 tahun lalu saya pinang dalam kondisi bekas atau bahasa gaulnya second, yap masih ingat di benak saya waktu itu dengan uang sebesar 14 jutaan saya meminang verza dalam kondisi bekas pakai, tapi istimewanya saat itu si verza saya dapat dalam kondisi yang sangat amat istimewa yaitu full standart, service masih terpakai satu kali, dan odometer kurang dari 3 ribu km.

Sebelum meminang verza saat itu dengan budget yang harus terbagi untuk kebutuhan kuliah akhirnya mau tidak mau saya dihadapkan pada 2 pilihan beli motor bebek/ matic kondisi baru atau motor sport tapi dalam kondisi second. Pilihan pertama jelas saya coret karena saya sudah bosan pakai bebek lagian di rumah masih ada si jupiter mx, matic ? 2 tahun memelihara beat rasanya cukup bagi saya merasakan getirnya motor yang tak sesuai postur (dibaca: motor kekecilan) dan dipusingkan perawatan cvt-cvt-cvt.

Lantas di pilihlah opsi memilih motor sport bekas, verza sebenarnya masuk pilihan ke sekian alias bukan prioritas. Akhirnya setelah hunting motor seminggu lebih di showroom mokas atau ke pembeli langsung ternyata saya belum ada motor yang “sreg” di hati, 2 hal saat itu yang mengganjal saat itu adalah harga yang terlalu tinggi dan jarak tempuh yang lumayan tinggi rata2 yang saya lihat sudah di atas 40 ribu km.

honda verza touring

Setelah bersabar iseng saat itu saya buka website berniaga.com (yang saat itu masih belum di beli olx), dan secara tidak sengaja membaca iklan “verza 2013 kondisi istimewa kilometer rendah”, tanpa berpikir panjang saya hubungi penjual malam itu juga, dan di putuskan cod di rumah penjual keesokan paginya.

Esok paginya setelah mengecek kondisi motor secara tampilan memang masih muluuuus lus lus lus, cek mesin normal, dan odometer alamaaak masih 2700 km di pakai jalan, kunci serep masih lengkap, setelah nego2 harga yang cukup alot akhirnya deal dengan harga 14,750 juta rupiah, selisih 4 juta lebih dibanding harga baru di dealer (jawa timur loh).
“di sinilah cerita saya dan verza di mulai, dari menemani saya riwa-riwi setiap hari, touring, kerja serabutan, panas, hujan tetap gas,”

4 tahun berjalan,
Yup setelah membayar pajak tahunan yang besarnya 230 ribuan rupiah + biaya ghoib alias pengesahan 25 ribu rupiah (total 255 ribu) saya langsung menulis artikel ini. Lantas jauh-jauh hari sudah ada 3-4 orang pembaca bangjoru.net yang message ke saya maupun coment mengenai pemakaian verza sejauh ini.

lampu verza
hai konde
Ada yang tanya “verzanya masih ada bro”, “bro nggak review verza lagi”, “masbro sejauh ini sejak 2013 sampai sekarang bagaimana review verzanya”.

4 tahun umur motor lantas bagaimana review honda verza apakah masih sama seperti review 3 tahun verza yang saya tulis tahun lalu. Ehhhm............ bisa di bilang demikian. Tapi sedikit banyak memang ada yang saya berubah dan saya pun melakukan penyesuaikan di umur motor yang menuju 5 tahun tahun depan ini.

Konsumsi bbm
Saya bukan rider yang jago menghemat bahan bakar, ya meski tangan kanan ini sudah lulus sekolah tapi entah mengapa naik motor apa saja selalu “terasa” agak boros, tapi seboros-borosnya saya naik verza sudah pasti tidak akan lebih boros dari beat karbu, motor saya sebelum meminang verza, hehehe.

Sampai sekarang saya tidak pernah tahu berapa angka “real” konsumsi bensin verza untuk setiap liternya. Akan tetapi menurut feel saya masih konstan di atas 40 km untuk setiap liternya, atau lebih tepatnya kisaran 40-45 km/ liter itu sudah pemakaian ala saya yang sesuka tangan kanan saya dan rute dalam kota.

Sebagai gambaran kasar yang saya alami yaitu untuk tiap 1 strip (verza total 7 strip/bar indikator bbm) rata-rata bisa mencapai lebih kurang 70-75 km. Jadi jika verza yang kapasitas tangki honda verza full 12,2 liter dibagi 7 (jumlah indikator bar/strip bensin) maka

12,2 : 7 = 1,74 untuk setiap bar/strip, dan rata2 satu strip/bar bisa jalan 70-75 km, 70 (angka terkecil): 1,74 = 40, 2 / liter.

Memang bukan metode yang sahih atau akurat, tapi saya rasa tidak jauh dari angka 40-45 km/ liter, bahan bakar yang saya pakai saat ini pertalite, kadang juga pertamax kalau pas ada uang lebih.

bosh arm honda
ganti bosh arm
Masalah & beberapa penyesuaian
Untuk tahun ke 4 ini verza memang jajan agak lebih di banding tahun sebelumnya, di tahun ke 3 menuju ke 4 verza sudah ganti kampas kopling 2 kali , bosh arm kit, minyak rem yang jika keduanya di total tidak akan lebih dari 400 ribu. Lainnya seperti ban, rantai, bearing roda, kampas rem, bohlam lampu tidak saya masukkan karena bergantung pemakaian dan part apa yang di pakai.

verza tanpa lampu
terkadang juga masih do it yourself
Tidak ada masalah yang termasuk parah atau fatal yang menimpa verza, hanya bosh arm yang waktunyaganti, lainnya ? ada membersihkan kaliper depan yang kotor plus kuras minyak rem.

Ada beberapa penyesuaian yang saya lakukan yaitu menaikkan tingkat kekerasan shock di posisi nomer 3 (tengah2) dari 5 tingkat kekerasan di honda verza, hal ini saya lakukan karena suspensi belakang tampaknya terlalu soft jika memakai setelan nomer 2 (efek shock belakang sudah berumur/ lelah).

Perawatan
Tetap tidak ada treatment khusus yang saya lakukan di honda verza, servis tetap 6-7 bulan sekali (malah sekarang 8 bulan belum servis, hehehe) plus ganti busi, kampas rem tiap 6-8 ribu km. Kuras tangki bbm pun belum saya lakukan sampai saat ini. Cuci motor kalau kotor kena hujan langsung cuci, di lap bersih tiap seminggu 2 kali.

toyota motor oil vs fastron techno
pakai oli yang lebih long drain
Perawatan lain ada yang saya rubah dibanding sebelumnya yaitu memakai oli mobil/pcmo dan sejak akhir tahun lalu saya sudah meninggalkan oli motor mpx 1 dan mengubah kebiasaan ganti oli tiap 2000 km.

Kenapa ? karena verza saat ini menggunakan oli fastron techno hijau yang berdasarkan pemakaian bisa mencapai 3500 km atau bahkan lebih pemakaian di verza, tentu saja ini jauuuh lebih hemat dibanding rutin ganti oli tiap 2000 km saat memakai oli mpx dahulu.

So, tidak ada perubahan yang berarti kan dibanding review 3 tahun verza yang saya tulis tahun lalu, tapi perlu diingat verza saya tetap kondisi standart pabrikan gak ada modif2 an tentu karena yang punya pun gak suka (bisa di artikan: gak punya uang lebih, hehehe) untuk modif verza model ini-itu.
Bukan yang terbaik, tapi bisa membawa kemanampun saya mau

Ya ungkapan ini memang benar adanya, seraya memang niatan saya untuk pelihara motor tentu adalah “ motor yang menuruti kemauan saya” bukan “saya yang menuruti kemauan motor” bahasa sederhananya verza memang bukan motor terbaik atau terkenceng atau tergagah, tapi sejauh ini sudah mampu membantu kegiatan maupun aktivitas saya.

Semoga Bermanfaat


8 komentar:

  1. Honda Verzaku udah dijual belum lama ini (sekitar 1 bulanan), alasannya karena cari motor yang lebih ringan, pendek dan bisa dipakai semua (soalnya di keluarga ada yang ngga bisa pakai motor kopling)
    Verza yang selama ini menemani, tahun depan udah wajib ganti plat.

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah sudah berpisah sama si veve nih, saya juga di rumah godaan untuk ngejual veve besar juga secara menteri keungan ngidam nmax teruus sedari awal keluar, hehehe entah saya juga nggak tau sampai tahan berapa lama lagi mempertahankan veve, hehehe

      Hapus
  2. veve saya beli baru dulunya, lbh muda stgh tahun dari veve bang joru, km 38rb... pergantian nya slama ini sih dikit : busi 2x, filter udara 2x, ban depan 1x, seal head mesin (cmiiw) yg rembes oli itu, gear set 1x, kampas rem depan 1x, bohlam depan 2x, aki 1x... sy gak bgtu ngerti tanda2 komponen roda (ntah namanya as roda atau bearing, gak ngerti) atau bosh arm kudu diganti nih...

    BalasHapus
    Balasan
    1. bearing nedle swing arm memang biasanya 3-4 tahun baru kerasa, bisa lebih cepat kalo sering lewat jalanan mix, atau sering hajar lubang

      Hapus
  3. Verza saya belon ada yg diganti KM 15ribuan motor generasi awal dari 2013
    paling ganti bohlam depan pake LED, bohlam rem ganti pake punya scorpio biar lebih terang wattnya, kampas rem belum bunyi besi beradu ya belum saya ganti, aki masih tokcer, girset memang khasnya berisik selama belum lancip ya its ok, busi bodo amat pernah mau diganti tapi pas dibuka keras banget akhirnya biarin aja..

    BalasHapus
  4. kalau saya yang masih belum ganti hanya Aki, maklum motor kuli (kerja keras) tiap hari riwa-riwi , hehehe, but overall okelah untuk kelasnya toh part vital macam fuel pump dan mesin (kecuali kampas kopling) masih oke

    BalasHapus
  5. Postingan mantaf mas, oiya- verza saya jg th 2013, KM 17000an, cm ganti rantai aja, hehe
    Salam verza

    BalasHapus
    Balasan
    1. nah itu dia rantai hgp verza kualitasnya, hmmmm

      Hapus