googlef1d469d5fe68ebf6.html BangJoRu: Impresi Pemakaian Toyota Motor Oil (TMO) 10w-40 API SN di Honda Verza

Impresi Pemakaian Toyota Motor Oil (TMO) 10w-40 API SN di Honda Verza

REVIEW OLI TMO

Halo Sob

Bebarengan dengan ganti kampas kopling yang saya tulis pada artikel lalu, tentu harus rela mengorbankan ganti oli lebih cepat, padahal saat itu oli fastron techno masih jalan 2300-an kilometer, tapi apa daya dari pada ribet tuang kembali yang kemungkinan tidak lagi steril maka diputuskan untuk sekalian ganti oli.

Secara kebetulan akhir bulan lalu ada diskon di e-comerce yaitu free ongkir sedangkan saldo saya di e-comerce tersebut masih cukup untuk jajan oli. Niat awal memang beli fastron techno, tetapi ternyata nggak cukup, hehehe. Jadinya harus sedikit mengalah beli yang sedikit agak murah. Setelah ubek2 akhirnya nemu pilihan yang menarik yaitu Toyota Motor Oil atau TMO.

Toyota Motor Oil 10W-40 API SN, secara viskositas dan grade oli ini seharusnya setara dengan Pertamina Fastron Techno yang juga memiliki spek setara. Akan tetapi apakah memang peforma keduanya sama ? ehhm terlebih dahulu saya coba sedikit preview mengenai oli TMO ini.

Harga yang saya tebus adalah 52 ribu rupiah untuk kemasan 1 liter, kemasannya simple kecil dan mengkotak,  sebagai penanda keaslian produk tidak saya temukan dimana letak pengecekkan keasliannya, berbeda dengan pft yang bisa dilihat nomor di tutup dan leher botol yang sejajar dan sticker/ cap di balik sticker depan. Bukti keasliannya hanya saya dapatkan dari testimoni pembeli lain, dan ini toko sudah terpercaya linknya disini.


So dengan harga terpaut kurang lebih 7 ribu rupiah dengan pft (di toko yang sama) rasanya oli keluaran Toyota Astra Motor ini masih tergolong terjangkau untuk kantong yang kere hore macam bjr ini, hehehe.

Teknologi & Apakah Sama Dengan Fastron Techno
Secara kasat mata dari kemasan oli TMO ini mengunggulkan teknologi double active film untuk mengurangi gesekan pada bagian dalam mesin. So dengan viskositas yang familiar yaitu 10w-40 jarang-jarang oli yag berjargon active film apalagi ini double. Berbeda dengan Fastron techno yang mengunggulkan teknologi “nano guard” yang fungsinya kurang lebih sama dengan active film, tetapi menurut saya lebih condong seperti castrol magnetec yang melindungi sampai ke celah terkecil meski viskositas pft sebenarnya nggak encer-encer amat.

Secara grading atau kemampuan ketahanan oli TMO juga sudah API SN sama seperti Fastron Techno meski begitu TMO sudah ada jargon full syntetic (syntetic formula), sedang pft lebih rendah diri meski kandungan syntetic olinya mencapai 80% (grup IV) pertamina baru menyebut pft semi syntetic (syntetic oil di kemasan).

toyota motor oil
grading dan viskositas sama, tapi keseluruhan berbeda
Lantas dari kesamaan spesifikasi viskositas sampai tingkatan grading API apakah TMO sama dengan PFT, ehhhm menurut saya bisa iya bisa tidak. So saya merujuk artikel ini

Untuk menyediakan pelumasnya ini, Toyota pun bekerjasama dengan Pertamina Lubricants. Tapi apakah pelumas TMO ini sama dengan produk pelumas milik Pertamina yang beredar di pasar saat ini? "Jelas berbeda. Karena pelumas TMO ini memiliki formula khusus untuk teknologi mesin mobil Toyota. Formula ini pun ditentukan oleh Toyota Motor Corp. sendiri," ujar Widyawati Soedigdo, Deputi Director Custumer First PT TAM. (sumber) http://autobild.co.id/News/Umum/oli-tmo-dibuat-oleh-pertamina

So jelas jika ada yang mengira tmo dan pft sama memang iya sama secara viskositas dan grade oli, dan kemungkinan besar base (bahan dasarnya) sama. Akan tetapi secara formula dan campuran aditif oli berbeda. So secara impresi bagaimana ? ehhm kemungkinan besar di sinilah letak perbedaan terbesar keduanya tentunya sesudah saya pakai selama lebih kurang 10  hari pemakaian.

Review Di Honda Verza

review toyota motor oil
impresi di honda verza
Oli Tmo saya tuang bersamaan dengan pergantian kampas kopling, dan sewajarnya ketika ganti kampkop maka kalter kanan akan terbuka dan kemungkinan oli pft yang saya gunakan sebelumnya 98% sudah keluar semua baik itu lewat celah pembuangan bawah maupun kalter kanan yang dibuka.
Lantas setelah 2 minggu pemakaian bagaimana impresi pemakaian oli tmo di honda verza.

Pertama mesin lebih halus, gampang stasioner DI PAGI HARI, bahkan hal ini mengalahkan pft menurut saya. Dipagi hari saat pertama kali oli bersikulasi dalam mesin, motor lebih mudah di hidupkan dan stasioner. Tahu sendiri verza injeksinya masih step 3 untuk urusan stasioner tidak semudah motor yang lebih mahal seperti old, ncb dan sejenisnya yang sudah step 4 (cmiiw).
Kedua, akselerasi nampol, ada yang bilang efek kamkop baru memang iya sih, tapi secara peforma akselerasi tmo lebih nampol dibanding pft sekalipun, tidak signifikan tetapi cukup terasa perbedaannya.
Ketiga, Engine break / Deselerasi Serasa oli MCO, inilah poin enaknya oli tmo di verza yang saya rasakan, deselerasi saat tutup gas cukup terasa seperti halnya oli mco lain, tidak seperti pft yang deselerasi saat tutup gas minim sehingga motor rasanya nglunyur saja. Positifnya kerja tangan terasa lebih ringan saat kurangi kecepatan tinggal tutup gas dan sedikit mengerem alhasil motor pun berhenti.
Keempat, Panas , yup superior di pagi hari atau suhu dingin  tapi di siang hari yang terik mesin motor terasa lebih panas dibanding saat menggunakan pft. Apalagi saat saya gunakan di kemacetan kota Surabaya mesin bertambah panas, untuk urusan suhu mesin tmo saya rasa tidak lebih baik dibanding pft bahkan prima xp 10w-40 API SM sekalipun. 
Kelima, Peforma Saat Panas Menurun, yap ini nyata saya alami konsekuensi suhu yang terlalu panas sudah pasti motor terasa agak loyo terutama saat pindah gigi juga terasa agak kasar, dibanding pft jelas tmo kalah soal kehalusan pindah gigi. Entah ini konsekuensi kandungan double active film atau apalah yang jelas saat siang hari/ suhu panas oli tmo kalah telak dibanding pft.

So secara keseluruhan oli tmo ini agak dibawah ekspektasi saya sebenarnya. Okelah akselerasi motor lebih ringan, motor gampang stasioner. Akan tetapi konsekuensi terbesar yang saya terima juga sangat besar seperti pada poin keempat dan kelima. So dengan selisih harga 7-9 ribuan tentunya kemungkinan besar saya akan clbk kembali dengan pft.

Jadi jelas setelah saya pakai dan rasakan hampir tidak ada persamaan oli TMO dan PFT yang saya rasakan ya mungkin persamaan pemakaian hanya 20% sisanya beda pakai bangets. So impresi ini saya lakukan pada motor yang sama, bbm pun sama, dan pengendara yang sama yaitu saya sendiri.

Semoga Bermanfaat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar