googlef1d469d5fe68ebf6.html BangJoRu: Review Samsung A7 2018, Samsung 3 Jutaan Paling Worthed

Review Samsung A7 2018, Samsung 3 Jutaan Paling Worthed



Halo Brosis

Setahun ini rasanya saya terlalu sering gonta-ganti gawai terutama ponsel, yap semenjak dari redmi note 4 kemudian beranjak ke asus maxpro m1 kemudian redmi note 5 hingga yang terbaru terrgoda pocophone yang saya beli pada peluncuran perdana akhir Agustus tahun lalu.

Apakah dengan SoC flagship macam Snapdragon 845 mampu memuaskan saya, bisa iya karena dengan SoC kelas atas nyatanya selama pemakaian tidak ada masalah berarti, bisa dikata inilah hp paling gegas yang pernah saya pakai.

Namun dasar manusia sudah dikasi jeroan Flagship tetap saja tidak puas, yap memang ada yang tidak terpuaskan apalagi selang beberapa bulan saya lebih intens main pubg mobile di emulator via personal computer saya daripada memainkannya via ponsel saya seperti saat memakai maxpro m1 dulu, alasannya simpel karena mata tak lagi jeli bermain via layar ponsel, apalagi setelah “coba” main via emulator kemudian beranjak ke ponsel langsung berasa noob-nya, hehehe.


Dari situlah, sekitar pertengahan Desember tahun lalu saya putuskan untuk menjual saja pocophone F1, terlebih saya dapat kupon voucher dari salah satu e-commerce yang sayang jika tidak digunakan.
Setelah menimbang-nimbang rasanya saya butuh ponsel yang bisa bertahan agak lama dengan saya, ya minimal untuk setengah tahun ke depan, spesifikasi gak perlu muluk2 karena memang nggak seberapa butuh yang muluk2, yang penting


  1. Antutu 100 ribuan cukup
  2. Kamera bagus (gak usah bagus banget)
  3. Video minimal ada EIS (stabilitzer)
  4. Baterai kuat sehari
  5. Budget maksimal 4 juta pas
  6. Bonus lain di pertimbangkan
 Mengapa budget 4 juta pas karena untuk menggunakan kupon voucher 1 juta harus belanja dengan minimal 4x jumlah nominal voucher (you know lah e-commerce mana, hehehe).

Untuk merk, sebenarnya saya nggak pernah ribet soal merk entah itu a,b,c,d,e hanya bagi saya yang penting bergaransi “Resmi”. Kandidat ada di max pro m2, realme 2 pro atau Samsung a7 2018. Setelah menimbang dan memilah saya rasa Samsung A7 2018 menjadi pilihan yang tepat bagi saya, apakah demikian adanya ?

First Look, Eye catching
Ponsel Samsung a7 2018 ini saya beli dengan harga 4 juta pas, meski saat tulisan ini saya posting harga sudah turun di angka 3,6 jutaan, saya memilih varian 4/64 karena sudah lebih dari cukup bagi saya dan warna biru yang ternyata kinclong abis.

Untuk desain saya rasa gak ada masalah, layar 6 inch dengan infinity display, meski begitu bezel kanan kiri atas bawah terasa masih terlalu tebal. Sisi belakang adalah yang paling cakep karena dengan fingerprint yang berpindah di samping kiri dibawah tombol volume menjadikan backcover A7 terasa bersih hanya ada tulisan Samsung di tengah belum lagi warna biru tampil kekinian karena warnanya shiny alias kinclong abisss.
shiny, tapi di pegang plastikable
Meski kinclong abis tapi fingerprint magnet walhasil jika tak ingin terlihat dekil wajib hukumnya memakai case.  Tapi soal tampilan A7 18 gak akan malu-maluin penggunanya dijamin pede karena terlihat keenlook dilihat dari belakang meski backcover terasa plastikable di tangan meski Samsung mengklaim kaca tapi saya meyakini ini pastik alaala kaca.

Peforma, Cukuplah (bagi saya)
Di tenagai chipset exynos 7885 yang sama seperti yang di gunakan di A8 2018 nyatanya memang mendapat jaminan penggunaan khas Samsung yang gegas tapi tetap dengan fitur yang komplit. Bicara angka antutunya nangkring di kisaran 110-120 ribuan, jika di compare dengan Snapdragon 636 yang pernah saya pakai di maxpro m1 dan note 5 , bisa di kata peforma a7 2018 setara.

Swipe menu gesit, multitasking juga tetap oke, segegas maxpro m1 bahkan lebih gegas di banding note 5. Tapi berbeda saat digunakan untuk bermain game, PUBG misalnya meski sama-sama mentok di setting medium sama seperti max pro m1 dan note 5, A7 terasa inferior karena peforma GPU mali G71 yang memang buluk jika dibandingkan dengan Adreno yang ada di Snapie 636.

Jadi, untuk yang doyan gaming atau competitive gaming di ponsel A7 saya rasa tidak cocok sama sekali, sekalipun di bost dengan Game Launcher sekalipun.   

Tiga Kamera, Menarik meski kualitas “B+” aja
Jujur, bosan dengan depth sensor, ini juga salah satu yang mendasari saya memilih A7, yap lensa ketiga dengan tipe lensa wide lumayan berguna, apalagi yang doyan foto-foto di outdor. Meski begitu dengan set-up 3 kamera tidak serta membuat kamera a7 2018 menghasilkan foto yang wah.

Auto
Kamera utama dengan bukaan 1.8 saya rasa hasilnya B+ saja kalau menurut saya, hasil foto tetap tajam meski begitu kontras foto terlalu berlebihan, jadi detail sedikit berkurang drastis, namun hal itu hanya berlaku jika di lihat di layar yang lebih luas, tapi untuk kebutuhan sosmed kamera ini sudah lebih dari cukup.
bokeh, auto
Begitu juga dengan hasil foto bokeh dengan bantuan lensa depth-nya yang membuat foto menjadi blur, cukup rapi. Lensa wide nya juga tergolong lumayan sama seperti lensa utamanya hasilnya B+ saja dengan distorsi yang terasa saat kondisi malam dan penuh cahaya terang. 


lensa wide auto 
Lensa wide di samsung A7 2018 saat ini sangat bermanfaat bagi saya dalam mengambil beberapa foto, tentu tanpa harus mundur atau menjauh dari objek secara lebih jauh sudah bisa mendapat tangkapan gambar yang lebih luas.



Kondisi malam atau gelap, hasil foto cenderung kaya akan noise, tapi dengan pencahayaan yang pas dan angel yang tepat beberapa foto cukup lumayan baik.


gelap, pencahayaan seadanya
Malam Hari, Cahaya Cukup, Objek Lumayan Tajam
Lain halnya dengan kamera depan yang menghasilkan foto yang kinclong abis ala-ala oppo bahkan tanpa efek beautify sekalipun kamera depan A7 2018 ini sudah cukup mumpuni.

Hasil perekeman video juga seperti halnya redmi note 5 stabil dengan adanya EIS, yang spesial juga A7 mampu merekam video super slow motion 240 fps dengan durasi 3-5 detik, ya lumayan lah.
Untuk hasil video lumayan bagus, sesuai dengan hp 2-3 jutaan lain.




Baterai
Baterai 3200 mah yang ada di A7 2018 mampu bertahan sehari dengan pemakaian ala saya, browsing, sosmed, streaming, game ringan. Setidaknya pemakaian mulai jam 6 pagi bisa bertahan sampai menjelang tidur di jam 9-10 malam.

Charging adalah yang sedikit menyebalkan di a7 2018, mengingat pengisian baterai dari kondisi baterai 5-10% memakan waktu 2 jam lebih sampai penuh 100%, bagi saya yang sebelumnya memakai Pocophone yang hanya sejam lebih dikit jelas ini terasa bedanya, oh iya port yang digunakan masih micro usb.

Lain-Lain
Hal lain di Samsung A7 2018 yang bagus yaitu sensor lengkap ada juga NFC yang sangat berguna untuk mengecek saldo uang elektronik, layar Amoled yang jelas tak akan bisa di samai soal kenyamanan di mata, dan Always on Display yang berguna melihat notifikasi tanpa harus menyalakan layar ponsel. Kemudian speaker stereo yang support Dolby yang memang lumayan berguna menambah variasi suara saat mendengarkan music via earphone.


Namun begitu beberapa hal juga patut di soroti, seperti port yang masih micro b, fingerprint di samping yang butuh pembiasaan bukan hanya karena letaknya tapi juga dimensinya. Kemudian soal banderol harga yang di terapkan Samsung tergolong Labil, labil ? ya labil


termuah sudah ada di angka 3,5 jutaan
Oktober awal keluar 4,5 jutaan, sebulan kemudian 4,2-4,3 (November), sebulan berikutnya 4-4,1 jutaan(Desember), Sebulan berikutnya 3,5-3,6 jutaan (Januari) entah bulan-bulan berikutnya apakah akan mengalami penurunan atau tidak, yang jelas penurunan ini terlalu cepat untuk brand sekelas dan semapan Samsung atau memang Samsung sedang panik terhadap serangan kompetitor macam xiaomi dan asus.

Masalah lain juga ada, yaitu bunyi tik tik di sisi lensa kamera belakang, secara fungsi tidak terganggu sih, namun untuk brand sekelas Samsung bunyi yang menggelikan ini terasa aneh saja.

Kesimpulan
Apapun itu dengan segala kekurangan dan kelebihan yang di miliki A7 2018, menurut saya ponsel ini sangat layak atau worthed untuk dibeli. Peforma cukup setara Snapie 636 kecuali gaming, baterai kuat sehariam, kamera B+ aja triple kamera lagi, video stabil, layar cakep Amoled, ada NFC, harga ? cukup 3,6 jutaan sudah dapat semua hal di atas apalagi buat yang cari ponsel harus “samsung” dengan harga 3 jutaan tidak ada lagi ponsel merk “Samsung” yang lebih worthed dari ini. 

Semoga Bermanfaat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar