googlef1d469d5fe68ebf6.html BangJoRu

Honda Beat Motor Terlaris, Ini dia alasannya




Siapa sangka memang honda beat akan menjadi motor terlaris di Indonesia, 10 tahun lalu bahkan motor matic ya yamaha mio kalau nggak kymco, sekarang orang beli motor matic sebagian besar lirik honda beat, Ya honda memulai motor matic memang tidak dengan beat akan tetapi dengan vario, di 2006 (cmiiw), akan tetapi 2008 honda mulai memperkenalkan motor matic kecil compact dengan harga kompetitif lahirlah honda beat beat beat. Motor yang di thailand diberi nama icon ini mengusung mesin 110 cc berpendingin udara. 

Dan perlahan namun pasti honda beat mulai menanjak , dan puncaknya di 3 tahun terakhir sudah merajai pasar motor di Indonesia tentu saja dengan menekuk rival-rivalnya macam mio dan vario. bjr juga mantan penyemplak motor mungil ini. Desain yang compact bahkan bisa dibilang kecil, dan tentunya mesin yang responsif adalah yang ane suka, meski motor kecil tapi tetap mampu menggendong pengendaranya yang segeda gaban (heheheh). Dan bjr rasa ada beberapa poin alasan mengapa honda beat layak menjadi motor terlaris 

Motor Anda Cocok dengan Pertalite tidak ? Dicek Yuk




Pertalite adalah bahan bakar baru yang dilperkenalkan Pertamina kepada publik sekitar Juli 2015. Dengan berbagai kelebihan yang ditawarkan. Pasar pertalite sendiri adalah konsumen yang mengiginkan bahan bakar yang lebih baik dari premium, akan tetapi dengan harga yang terjangkau, otomatis tharus lebih murah dari pertamax. Banderol Pertalite sendiri berkisar Rp.8.300- Rp. 8.400 lebih mahal kurang lebih Rp. 1.000 dibanding Premium dan juga lebih murah dibandingkan pertamax. Di SPBU pertamina saat ini sudah banyak yang menjual pertalite ini, warnanya hijau muda, tapi Nozle warna putih  


Dengan nilai Oktan 90, setidaknya bahan bakar ini lebih baik dibanding premium yang masih 88, dengan tambahan zat aditif EcoSave yang membuat kinerja mesin lebih halus. Pertalite direkomendasikan untuk mesin dengan kompresi 9,1 - 10,1, meskipun saat ini kompresi mesin motor lebih dari 10,1 akan tetapi masih banyak kok yang pakai mesin berkompresi dibawah 10,1. 

Pilih Honda Verza Jika ?


Sebenarnya sudah lama ingin menulis mengenai kenapa pilih honda verza , entah ane kelupaan atau khilaf (aduh hehehehe), tapi berhubung ada waktu free untuk menulis, jadi sekarang bjr sempatkan kenapa pilih honda verza jika .....

Sedikit sejarah mengenai Honda verza merupakan motor keluaran pabrikan AHM yang dilaunching awal 2013 (Januari kalau tidak salah , CMIIW) , dibekali mesin SOHC 150cc berpendingin udara dengan 5 speed percepatan. Motor ini diposisikan sebagai entry level sport bike karena dibanderol under Rp.19 juta. Bandingkan dengan pesaingnya yang sudah di atas Rp. 20 juta. Tidak banyak yang bisa ditonjolkan dari motor yang menggunakan suspensi ganda ini. Bahkan beberapa orang saat kemunculannya sempat mencibir wagu, lampu mirip CB, stoplamp Megapro Primus, Knalpot NMP. Nyatanya ? fakta dilapangan Honda verza cukup diterima masyarakat, bahkan penjualan motor ini hanya kalah oleh Vixion.

Short Touring Ranu Pane, Puasa Tetap Gas !


Selamat pagi brosis, lama tidak update blog , kali ini aib akan share pengalaman short touring menjelang idul fitri dua bulan lalu. Yups meski terlihat akgak basi secara rentang waktu, tapi tidak apalah sekalian ane kasih testi peforma ban michelin pilot street yang menempel di velg buritan honda verza.

Rabu 15 Juli 2015, Short touring kali ini bjr ambil tujuan ke ranupani/ ranupane yang secara administratif terletak di wilayah Kabupaten Lumajang Jawa Timur. O iya brosis short touring kali ini sifatnya no tandem alias single touring , maklum lah masih jomblo juga (promosi , heheheh), jarak kurang lebih 150 -an lebih dengan rute yang bervariasi mulai jalan lurus sampai ancur-ancuran, plus juga jalanan berpasir khas bromo, lho kok bromo ?, yaps brosis karena untuk menuju ranupani harus melewati TNBTS (Taman Nasional Bromo Tengger Semeru), tapi melalui gerbang Kabupaten Malang .lets go ride


Review Ban Michelin Pilot Street di Honda Verza




 Salam brosis, 

Menginjak kilometer yang sudah mencapai 26 ribu km, dan ternyata ban belakang honda verza yang menjadi kendaraan rutinitas mondar mandir cari ilmu, jalan-jalan sudah mulai tidak mumpuni lagi. Memang ban bawaan IRC ukuran 100/90 yang sudah berjenis tubless masih bisa dikatakan tebal, setidaknya pemakaian normal masih sanggup 10 ribu km lagi. Akan tetapi ane yang sensitif sangat dengan kondisi ban sudah sangat tidak nyaman dengan ban bawaan yang sudah 2 kali tambalan ini. Bukan tanpa alasan  kurag ngegrip, dan jika kondisi aspal basah maka kurang pede jika untuk nikung kanan nikung kiri. Alhasil diputuskan untuk ganti ban.