googlef1d469d5fe68ebf6.html BangJoRu

Masalah Bosh Arm Verza, Obati Supaya Lebih Kuat


masalah bosh arm verza

Halo Brosis
Setelah 2 atau kurang lebih 2 tahun lalu terakhir kali mengganti bosh arm satu set, beberapa waktu yang lalu ternyata gajala oblak / ausnya bosh arm verza kembali saya rasakaan. Awal memang mendeteksi bosh arm memang gampang-gampang susah.


Rider awam biasanya langsung memvonis bearing roda belakang , padahal setelah di cek bukan bearing roda akar masalahnya. Agar supaya mudah urutannya

  1. cek bearing dan bosh roda belakang jika aman lanjut 
  2. cek shock belakang apakah normal dan tidak bocor, pastikan setelan shock kanan kiri sama tingkat kekerasannya, jika normal lanjut
  3. cek ban belakang apakah normal tidak ada gejala benjol atau sesuatu yang mengganggu seperi bekas tambalan misalnya.
Jika ketiga sektor di atas normal, bisa dipastikan akar masalah limbung adalah bosh arm, bisa di deteksi dengan standart tengah motor goyangkan swing arm baik sisi kanan atau kiri jika ada space goyang sedikit saja itu tanda sudah oblak, tapi ingat cara ini bisa saja seperti bearing roda oblak, agar lebih mudah tentu harus lepas roda belakang dan goyangkan swingarm seperti yang saya tulis di atas.

Yamaha Buat Pesaing Honda Cb Verza, Meski Berat Tapi Bukan Tidak Mungkin



Halo Brosis

Beberapa waktu lalu senter terdengar jika Yamaha mulai mematenkan desain Yamaha ys 125 dan desas-desusnya motor ini diproyeksikan akan bersaing dengan verza di segmen sport entry level Indonesia.

Memang info ini tidak bisa dibenarkan keabsahannya, terlebih di tengah hingar-bingar new Yamaha nmax, antusiasme untuk info ini jadi seakan tenggelam. Namun jika di terawang dan di cocokan kabar ini juga tidak mutlak bisa dikatakan mustahil.


Hal itu merujuk dari Yamaha YBR 125 yang merupakan pendahulu Yamaha YS 125 ini yang di luar negeri terutama di Negara timur asia dan sebagian Negara Afrika masih menjadi salah satu andalan Yamaha, mengingat di sana memang fungsionalitas, ketangguhan, dan bbm irit adalah nomor satu, nomor 2 nya harga yang murah (mungkin).

Oli Q8 Formula 5w 40 Di Honda Verza, PCMO dengan JASO MA !




Halo Brosis
Sudah 6 bulan lebih sejak terakhir kali ganti oli bersamaan dengan ganti kampas kopling Oktober 2018 lalu, dan odometer juga sudah menunjukkan jarak tempuh pemakaian oli kurang lebih 7500 an km (kalau gak salah, ane juga agak lupa, hehehe),

Yang pasti 6 bulan lebih motor benar-benar dipakai seperti biasa rute ala-ala sehari-hari sidoarjo-Surabaya muatan juga bervariasi mulai sendiri-boncengan sampai muat barang dagangan.

Yang pasti seringan-ringannya muatan ya sendiri 96 kg bersih, sih, kalau khilaf sama barang dagangan bias hamper 2 kwintal, maklum bukan motor manja apalagi rumahan, hehehe.Review 

ADO setelah 6 bulan lebih pemakaian
Peforma amsoil diesel turbo diesel truck (ADO) memang sudah tidak perlu diragukan lagi, istilahnya masa oli dieser hamper top tier harga lebih dari 100 ribu (130 ribuan) gak enak dipakai di motor, puas lah sesuai harganya.

Histori Yamaha Jupiter Z Series, Bebek Sporty Yamaha



Yamaha Jupiter Z Series
Jupiter bagi yamaha adalah nama yang ikonik dari sebuah lineup produk motor, ikoniknya sama halnya Honda dengan supra-nya begitulah Yamaha dengan jupiter-nya. Bahkan sampai saat ini masih dipakai sampai saat ini.

Mulai diperkenalkan Yamaha sejak akhir 2002 yang saat itu masih “Jupiter” doang alias Jupiter tanpa embel-embel Z yang baru beberapa tahun kemudian hadir. Jupiter z saat itu diposisikan sebagai motor bebek di atas vega series alias sebagai line up tertinggi motor bebek Yamaha saat itu.
Posisi Jupiter z lalu bergeser sebagai bebek mid alias kelas menengah, hal itu karena Yamaha mengeluarkan Jupiter mx sebagai top of the line alias flagship motor bebek Yamaha. Meski begitu Jupiter z tidak lantas kalah pamor. Di pertengahan tahun 2000-an bisa di bilang Yamaha Jupiter z motor bebek idola anak muda tentu seiring betumbuhnya pasar roda dua Yamaha Jupiter z hadir sebagai motor yang disukai kaum milenial saat itu.

Ban Tidak Ada Kadaluarsa, Tapi Tetap Harus Diperhatikan



Halo Brosis
“Wah ini ban produksi lama”

“carikan yang produksi baru”

Mungkin kalimat tersebut yang awam di dengar oleh para pedagang ban saat melayani calon pembeli yang hendak membeli ban. Sering kali ada anggapan yang hinggap di pikiran pembeli mengenai umur ban yang baru lebih bagus, hal tersebut sebenarnya bukan sebuah kesalahan tapi bukan juga sebuah kebenaran.

Produsen ban tentu sudah mengkalkulasi umur ban yang sebenarnya tidak ada istilahnya ban experied apalagi kadaluarsa layaknya makanan. Penjual juga tidak serta merta tahu  karena disamping barang yang di supply oleh distributor tentu tidak ada penanda otentik produksi ban, apalagi mayoritas ban motor yang dijual di Indonesia dibungkus plastik kemasan.
Hal tersebut tentu dilema, mengingat juga ban yang disupply oleh distributor tidak ada penanda pasti karena terbungkus plastik, dan di kemasan tidak ada penanda produksi ban tersebut, hal ini lumrah karena plastik pembungkus ban itu random dan berlaku universal jadi mustahil untuk menentukan tanggal produksi ban.